Pintar di Laporan, Hilang di Kenyataan: Ratusan Wali Murid Geruduk Sekolah Tagih Dana PIP yang Tak Pernah Diterima

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Rabu, 15 Oktober 2025 - 22:26 WIB

5037 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR – Di bawah langit pagi yang mulai memutih, halaman SDN Nyalindung 1, Kecamatan Cugenang, mendadak ramai oleh suara keresahan.

Ratusan orang tua siswa alumni tahun 2020 hingga 2025 berdiri berdesakan di halaman sekolah, menuntut kejelasan nasib dana Program Indonesia Pintar (PIP) yang disebut tak pernah mereka terima.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi spontan itu terjadi pada Rabu (15/10/2025) dan dihadiri langsung oleh pihak sekolah, Koordinator Wilayah Pendidikan (Kordik) SD Cugenang Sopandi, M.Pd., guru, komite sekolah, aparat desa, serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Nyalindung.

Sebagian orang tua mengaku baru mengetahui bahwa nama anak mereka tercatat telah menerima pencairan dana PIP, padahal tak sepeser pun uang bantuan itu pernah sampai ke tangan mereka.

Beberapa di antara mereka bahkan mendatangi bank untuk mencetak ulang buku tabungan, demi memastikan riwayat transaksi.

“Kami hanya ingin kejelasan, setelah dicek ke bank, ternyata ada riwayat pencairan, tapi kami tidak pernah menerima uangnya, kami minta hak anak-anak kami dikembalikan,” ungkap salah satu wali murid dengan nada kecewa.

Berdasarkan data yang dihimpun, lebih dari 300 siswa tercatat sebagai penerima PIP pada periode 2020–2025, namun sebagian besar diduga belum pernah menerima dana tersebut.

Isu ini pun menjadi sorotan hangat di kalangan masyarakat pendidikan Cianjur, karena menyangkut hak dasar siswa dari keluarga kurang mampu.

Menanggapi hal ini, Kordik Cugenang, Sopandi, M.Pd, menyampaikan komitmennya untuk memfasilitasi proses klarifikasi secara terbuka.

“Kami akan berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memastikan data siswa yang sudah dicairkan dan yang belum, karena jumlahnya banyak, proses ini dilakukan bertahap dan terbuka,” jelas Sopandi.

Sementara itu, Kepala SDN Nyalindung 1, Ai Tuti Rosmayanti, mengungkapkan bahwa ia baru menjabat sejak 2022 dan tidak mengetahui secara rinci pengelolaan dana PIP pada tahun-tahun sebelumnya. Ia berjanji akan memanggil operator lama untuk memberikan keterangan lebih lanjut.

“Saya baru menjabat tahun 2022. Operator yang dulu sudah saya panggil, tapi belum hadir. Kami akan menelusuri lebih lanjut karena dalam prosedur pencairan PIP, harus ada tanda tangan kepala sekolah,” ujar Ai Tuti.

Ia juga menjelaskan bahwa program PIP terbagi menjadi dua kategori, PIP reguler dan PIP aspirasi, dengan mekanisme pencairan yang berbeda. Pihak sekolah, kata dia, siap bekerja sama dengan semua pihak agar persoalan ini menemukan titik terang dan hak siswa dapat dikembalikan sebagaimana mestinya.

Dari penelusuran sementara, pihak media mengantongi sejumlah data penerima tahun 2021–2022 yang tercatat telah dicairkan, namun tidak pernah menerima dana secara langsung. Dugaan keterlibatan oknum tertentu kini tengah menunggu hasil pemeriksaan dan klarifikasi dari instansi berwenang.(Tim)

Berita Terkait

Играть в Joy Casino онлайн — доступ к официальному сайту
Wamenkum RI Sosialisasikan KUHP 2023 & KUHAP 2025 di Bandung: Upaya Penyeragaman Persepsi Hukum
Ketua Umum ABPEDNAS Indra Utama Tekankan Integritas dan Perjuangkan Kesejahteraan Anggota BPD di Rakor Karawang
Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama DPD Golkar Jabar, Kang Ace Ajak Kader Jaga Kekompakan
M. Iqbal Rachmady: BASNOM HIPMI Otomotif Jabar Jadi Rumah Kolaborasi Lintas Generasi
Pererat Silaturahmi, Adhitia Yudisthira Hadiri Buka Bersama HIPMI Cimahi
Эльдорадо казино обзор платформы — подробный гайд пошагово
Казино Мелбет — официальный сайт и регистрация и игровые функции

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:59 WIB

Lima Tahun Dipertanyakan, Wakasat Reskrim Polres Metro Bekasi Janji Evaluasi Total

Senin, 2 Maret 2026 - 16:33 WIB

Menu MBG di SDN 01,02 dan 03 Sukamulya Seperti Menu Tahlilan

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:45 WIB

Aliansi Ormas Bekasi  Berbagi Takjil Gratis Selama Ramadan

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:24 WIB

Sawah Jadi Beton: “Bom Waktu” Pembangunan BLK di Sukaasih di Tengah Ketatnya Perizinan

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:22 WIB

Usai Relokasi Pedagang Pasar Tumpah, Dishub Kabupaten Bekasi Tata Lalin dan PJU

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:12 WIB

Plt Bupati Bekasi Tinjau Langsung Relokasi 500 Pedagang Pasar Tumpah Cikarang

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:34 WIB

Ormas XTC  Sebut Ada 11 Bandar Obat Terlarang di Kampung Kavling, Mendesak APH Segera Menangkap!! 

Sabtu, 20 Desember 2025 - 14:25 WIB

Undang- Undang Tipikor Kepala Daerah Terkait Garifikasi Segera Evaluasi

Berita Terbaru