Indikasi Gagal: Warga Ciguntur Tolak Dana Rp175 Juta, Anggap Tak Sejalan dengan Kesepakatan Awal

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Rabu, 15 Oktober 2025 - 06:49 WIB

5029 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR – Aroma perbedaan pendapat mewarnai musyawarah antara warga Kampung Ciguntur, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, dengan pihak PT Daya Mas Geopatra Pangrango (DMGP) yang digelar di Hotel Sinarkasih, Selasa (14/10/2025).

Pertemuan yang semula diharapkan menjadi ajang memperkuat kesepahaman justru memunculkan ketegangan halus di penghujung tahun.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Musyawarah tersebut dihadiri perwakilan warga, ketua RW, kepala dusun, Kasi trantib Pol PP, Sekdes Cipendawa, Ketua BPD Desa Cipendawa, serta pihak perwakilan PT DMGP.

Warga menyoroti ketidaksesuaian antara kesepakatan awal dengan rencana pelaksanaan di lapangan, yang dinilai berbeda arah dan berpotensi menggagalkan hasil mufakat yang telah dibangun sebelumnya.

Ketua Koperasi Produsen Putra Ciguntur Lestari, Endang Supriatna, mengungkapkan keprihatinannya atas terjadinya perbedaan pandangan tersebut.

“Yang kami perhatikan, justru di penghujung 2025 ini ada indikasi gagal. Komunikasi yang dulu kita bangun dengan pihak DMGP sudah baik, tapi sekarang tidak ada kesinambungan di lapangan,” ujarnya.

Menurut Endang, akar persoalan muncul ketika pihak DMGP menyampaikan informasi mengenai anggaran Rp175 juta yang disebut untuk kegiatan pengerasan jalan.

Padahal, kata dia, masyarakat sebelumnya telah mengajukan proposal perbaikan dan pelebaran jalan sepanjang 1.800 meter senilai sekitar Rp1,8 miliar.

“Kalau pengerasan, itu di luar konteks proposal. Kami ajukan perbaikan jalan lengkap dengan pelebaran enam meter dan drainase delapan meter. Tapi yang muncul sekarang justru pengerasan jalan dengan nilai yang jauh berbeda,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan, rencana akses jalan proyek PT DMGP kini berubah arah, dari yang semula melalui gapura menuju wilayah RT 11, kini diarahkan melalui Kampung Pasir Cina ke Ciguntur.

“Informasinya berubah jauh dari hasil komunikasi awal. Jadi kami merasa seperti kehilangan benang merah antara kesepakatan dan pelaksanaan,” tambah Endang.

Endang menegaskan, masyarakat tetap konsisten memperjuangkan agar proyek perusahaan di bawah naungan Sinarmas Group itu tidak merugikan warga sekitar.

“Kami sejak awal sepakat, jangan sampai keberadaan perusahaan justru mengganggu aktivitas masyarakat. Konsep kami sederhana pembangunan harus sejalan dengan kepentingan warga,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan PT DMGP, Kurnia, saat dikonfirmasi media, memilih tidak memberikan keterangan lebih jauh terkait substansi persoalan tersebut.

“Saya di sini hanya untuk menampung aspirasi masyarakat dan menerima proposal. Untuk pembahasan lebih lanjut, silakan datang langsung ke kantor,” singkatnya.

Musyawarah yang berlangsung hingga sore hari itu berakhir tanpa keputusan pasti, warga berharap agar komunikasi kembali dijalin dengan terbuka, agar proyek yang diharapkan membawa manfaat tidak justru kandas di ujung tahun akibat miskomunikasi. (Tim)

Berita Terkait

Kemenag Subang Laksanakan Program “Masjid Ramah Pemudik” di Jalur Pantura
Играть в Joy Casino онлайн — доступ к официальному сайту
Wamenkum RI Sosialisasikan KUHP 2023 & KUHAP 2025 di Bandung: Upaya Penyeragaman Persepsi Hukum
Ketua Umum ABPEDNAS Indra Utama Tekankan Integritas dan Perjuangkan Kesejahteraan Anggota BPD di Rakor Karawang
Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama DPD Golkar Jabar, Kang Ace Ajak Kader Jaga Kekompakan
M. Iqbal Rachmady: BASNOM HIPMI Otomotif Jabar Jadi Rumah Kolaborasi Lintas Generasi
Pererat Silaturahmi, Adhitia Yudisthira Hadiri Buka Bersama HIPMI Cimahi
Эльдорадо казино обзор платформы — подробный гайд пошагово

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 23:58 WIB

Pengutipan Retribusi ke Wisata Air Panas Untuk Sementara Dihentikan Hingga Ada Keputusan Dari Pemkab Karo

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:13 WIB

Ketua PPWI-OI Kecewa Tak Diundang Bukber Polres Ogan Ilir, Soroti Ketidakadilan Humas

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:00 WIB

146 Paket Sembako Perkumpulan Masyarakat Nelayan Sawang, Ucapkan Terima Kasih Kepada PT Timah

Rabu, 11 Maret 2026 - 00:47 WIB

Pemalsuan Tanda Tangan dan Narkoba Masih Menggantung, Ngapain Ribut Soal Orang Lain yang Tak Bersalah?

Senin, 9 Maret 2026 - 22:51 WIB

Implementasi Program Menteri Imipas, Lapas Binjai Intensifkan Razia Kamar WBP

Senin, 9 Maret 2026 - 22:25 WIB

LAMR Sambut Baik Fun Night Run Polres Kepulauan Meranti

Senin, 9 Maret 2026 - 20:41 WIB

Perkuat Pembinaan Kepribadian, Lapas Kelas IIA Binjai Gelar Buka Puasa Bersama Warga Binaan

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:18 WIB

Lapas Binjai Raih Peringkat II Penilaian Ombudsman RI 2025, Kalapas Wawan Irawan Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima

Berita Terbaru