Indikasi Gagal: Warga Ciguntur Tolak Dana Rp175 Juta, Anggap Tak Sejalan dengan Kesepakatan Awal

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Rabu, 15 Oktober 2025 - 06:49 WIB

5048 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR – Aroma perbedaan pendapat mewarnai musyawarah antara warga Kampung Ciguntur, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, dengan pihak PT Daya Mas Geopatra Pangrango (DMGP) yang digelar di Hotel Sinarkasih, Selasa (14/10/2025).

Pertemuan yang semula diharapkan menjadi ajang memperkuat kesepahaman justru memunculkan ketegangan halus di penghujung tahun.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Musyawarah tersebut dihadiri perwakilan warga, ketua RW, kepala dusun, Kasi trantib Pol PP, Sekdes Cipendawa, Ketua BPD Desa Cipendawa, serta pihak perwakilan PT DMGP.

Warga menyoroti ketidaksesuaian antara kesepakatan awal dengan rencana pelaksanaan di lapangan, yang dinilai berbeda arah dan berpotensi menggagalkan hasil mufakat yang telah dibangun sebelumnya.

Ketua Koperasi Produsen Putra Ciguntur Lestari, Endang Supriatna, mengungkapkan keprihatinannya atas terjadinya perbedaan pandangan tersebut.

“Yang kami perhatikan, justru di penghujung 2025 ini ada indikasi gagal. Komunikasi yang dulu kita bangun dengan pihak DMGP sudah baik, tapi sekarang tidak ada kesinambungan di lapangan,” ujarnya.

Menurut Endang, akar persoalan muncul ketika pihak DMGP menyampaikan informasi mengenai anggaran Rp175 juta yang disebut untuk kegiatan pengerasan jalan.

Padahal, kata dia, masyarakat sebelumnya telah mengajukan proposal perbaikan dan pelebaran jalan sepanjang 1.800 meter senilai sekitar Rp1,8 miliar.

“Kalau pengerasan, itu di luar konteks proposal. Kami ajukan perbaikan jalan lengkap dengan pelebaran enam meter dan drainase delapan meter. Tapi yang muncul sekarang justru pengerasan jalan dengan nilai yang jauh berbeda,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan, rencana akses jalan proyek PT DMGP kini berubah arah, dari yang semula melalui gapura menuju wilayah RT 11, kini diarahkan melalui Kampung Pasir Cina ke Ciguntur.

“Informasinya berubah jauh dari hasil komunikasi awal. Jadi kami merasa seperti kehilangan benang merah antara kesepakatan dan pelaksanaan,” tambah Endang.

Endang menegaskan, masyarakat tetap konsisten memperjuangkan agar proyek perusahaan di bawah naungan Sinarmas Group itu tidak merugikan warga sekitar.

“Kami sejak awal sepakat, jangan sampai keberadaan perusahaan justru mengganggu aktivitas masyarakat. Konsep kami sederhana pembangunan harus sejalan dengan kepentingan warga,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan PT DMGP, Kurnia, saat dikonfirmasi media, memilih tidak memberikan keterangan lebih jauh terkait substansi persoalan tersebut.

“Saya di sini hanya untuk menampung aspirasi masyarakat dan menerima proposal. Untuk pembahasan lebih lanjut, silakan datang langsung ke kantor,” singkatnya.

Musyawarah yang berlangsung hingga sore hari itu berakhir tanpa keputusan pasti, warga berharap agar komunikasi kembali dijalin dengan terbuka, agar proyek yang diharapkan membawa manfaat tidak justru kandas di ujung tahun akibat miskomunikasi. (Tim)

Berita Terkait

Tidak Butuh Waktu Lama, Polsek Gunung Malela Kembali Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Dua HP di Viral Spa — iPhone 13 dan Oppo Berhasil Ditemukan
Kalapas Binjai Tegaskan Komitmen Zero HALINAR demi Lapas Aman dan Kondusif
Perkuat Sinergi APH, Kalapas Kelas IIA Kupang Jalin Koordinasi Strategis dengan Ketua Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA
I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku
160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua
PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan
Tinggalkan Menara Gading, KH. Wahyul Ajak Kader PMII ‘Melarut’ Bersama Rakyat
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:28 WIB

Sulit Ditemui Wartawan, Kebijakan Humas Kemenimipas Alokasi Anggaran Publikasi Diduga Tebang Pilih

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:22 WIB

PW GPA Jakarta: Hoaks Penangkapan Kepala BGN Menyesatkan Publik, Masyarakat Diminta Tak Terprovokasi

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:26 WIB

Rumah Moderasi Bersama Polri Serukan Orang Tua Aktif Melindungi Anak Dari Bahaya Radikalisme Diruang Digital

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:56 WIB

PMAKI Gelar Bimbingan Teknis Peran Serta Masyarakat dalam Pemberantasan Korupsi, Tekankan Penguatan Integritas Pendidikan dan Kepemimpinan Berintegritas

Kamis, 25 Juni 2026 - 02:41 WIB

Dalam Kaca Mata Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal SH. MH, Diduga Tipikor Rp 3.5 Triliun di Tubuh PT RIAU PETROLEUM : MEDIA ADALAH PESAN UNTUK PRESIDEN RI

Kamis, 25 Juni 2026 - 02:36 WIB

Profesor Sutan Nasomal Minta Presiden RI Tugaskan Kementerian Tangani Transaksi Jual Beli Onlen Agar Tipu Tipu Ditangkap!!!

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:49 WIB

Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:53 WIB

Ketua Divisi Driver LAI, Sandy: Kebersamaan dan Komunikasi Upaya Cegah Pelanggaran Hukum Bersama Polri

Berita Terbaru