Suara Publik yang Tak Boleh Senyap: PWI Bekasi Gelar Dialog Transparansi CSR, Wali Kota Mangkir, Publik Bertanya

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 12:31 WIB

5054 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Aula Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya, Kamis (9/10/2025), siang itu berubah menjadi ruang dialektika yang penuh makna. Di balik meja panjang, mikrofon dan catatan kerja wartawan, terselip semangat besar untuk mengurai benang kusut transparansi pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) di Kota Bekasi.

Dialog publik bertema “Transparansi Pengelolaan CSR di Kota Bekasi: Sinergi Pemerintah, Perusahaan, dan Masyarakat” itu digagas sebagai wadah untuk menjahit komitmen antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat tiga pilar yang semestinya berjalan seirama dalam membangun daerah.

Namun, langkah awal forum itu sempat tersendat. Wali Kota Bekasi, Dr. Tri Adhianto Tjahyono, yang dijadwalkan menjadi narasumber utama, urung hadir karena panggilan mendadak dari Gubernur Jawa Barat. Sebagai gantinya, Kepala Bappelitbangda Kota Bekasi, Dr. Dicky Irawan, S.T., M.T., hadir mewakili sang kepala daerah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut hadir pula Kepala Bagian Pembangunan Setda, Saut Hutajulu, mewakili Sekda Kota Bekasi, serta Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, S.Pd., M.M., yang menyoroti pentingnya regulasi dan pengawasan terpadu terhadap CSR.

“Etika Publik Bukan Sekadar Protokol”

Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, menyoroti absennya Wali Kota dengan nada diplomatis namun sarat makna.

“Kami memahami agenda Gubernur, tapi secara etika komunikasi publik, alangkah baiknya jika Wali Kota tetap bisa menyapa masyarakat meski hanya lewat daring. Publik menunggu penjelasan dari pemimpinnya, bukan hanya perwakilan birokrat,” ujarnya, Jumat (10/9/2025).

Ia menegaskan, forum PWI bukanlah panggung kritik kosong, tetapi wadah dialog konstruktif untuk memperkuat kepercayaan publik.

“Ini bukan soal hadir atau tidak hadir, tapi soal komitmen terhadap keterbukaan. CSR bukan angka di kertas, tapi amanah untuk kesejahteraan rakyat,” tambahnya.

CSR: Antara Tanggung Jawab dan Transparansi

PWI Bekasi Raya menegaskan akan terus mendorong keterbukaan tata kelola CSR agar publik tahu ke mana arah dana sosial perusahaan itu bermuara.
Organisasi wartawan ini bahkan berencana menyusun catatan resmi dan rekomendasi kebijakan untuk disampaikan kepada Pemerintah dan DPRD Kota Bekasi.

“Kami ingin CSR benar-benar dirasakan masyarakat, bukan sekadar jargon tanggung jawab sosial. Transparansi adalah jantung dari kepercayaan publik,” tegas Ade.

Forum itu akhirnya menjadi simbol: bahwa di tengah ketidakhadiran seorang pemimpin, suara publik tetap hidup. Di tangan para jurnalis, diskusi ini bukan sekadar laporan, melainkan pengingat bahwa transparansi bukan pilihan melainkan kewajiban.

Dari ruang kecil di aula PWI, gema diskusi itu menggema ke seluruh Kota Bekasi:
bahwa pembangunan tanpa keterbukaan hanyalah rumah megah tanpa jendela.

(Red)

Berita Terkait

Tidak Butuh Waktu Lama, Polsek Gunung Malela Kembali Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Dua HP di Viral Spa — iPhone 13 dan Oppo Berhasil Ditemukan
Kalapas Binjai Tegaskan Komitmen Zero HALINAR demi Lapas Aman dan Kondusif
Perkuat Sinergi APH, Kalapas Kelas IIA Kupang Jalin Koordinasi Strategis dengan Ketua Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA
I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku
160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua
PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan
Tinggalkan Menara Gading, KH. Wahyul Ajak Kader PMII ‘Melarut’ Bersama Rakyat
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:22 WIB

Diduga Langgar UU Lambang Negara dan Intimidasi Pers, Kelakuan Oknum Pemdes Sumber Sari Pemantik Kemarahan GWI

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:40 WIB

80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:48 WIB

Deklarasi Bersejarah di Kota Bogor: Pelajar STM/SMK Bersatu Lawan Tawuran, Bullying dan Narkoba

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:33 WIB

Polres Gayo Lues Gelar Olahraga Bersama Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 02:15 WIB

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Terima Penghargaan Dari KI Riau

Rabu, 24 Juni 2026 - 01:26 WIB

Personel Gabungan Diterjunkan, Penanganan Banjir di Gayo Lues Berjalan Cepat dan Terukur

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:40 WIB

Pantastis! Biaya Perlengkapan Sekolah di SMPN1 Indralaya Jadi Sorotan Publik, Orang Tua Keluhkan Beban Hingga Rp2,5jt Terbukaan Rincian Harga Tak Ada?

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:43 WIB

Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis

Berita Terbaru