Pendapatan Naik, Wibawa Turun: Pejabat Bapenda Disorot karena Arogansi

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 20:40 WIB

5028 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR – Di balik gemerlap capaian target pendapatan daerah yang tampak bersinar di atas kertas, terselip bayang sikap arogansi dari seorang pejabat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cianjur yang justru mencoreng semangat transparansi publik.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat (10/10/2025), ketika sejumlah wartawan mendatangi Kantor Bapenda Cianjur untuk mengonfirmasi data capaian target pendapatan daerah. Namun, niat baik untuk menggali informasi publik tersebut disambut dengan sikap dingin dari salah satu pejabat, HR, yang menjabat sebagai Kabid Pengembangan dan Retribusi Daerah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alih-alih menjawab pertanyaan secara substansial, HR justru terkesan “alergi” terhadap kehadiran awak media. Dengan nada tinggi, ia malah mempertanyakan legalitas para wartawan yang datang, disertai tutur kata yang kurang menyenangkan.

“Sikap seperti itu menimbulkan kesan seolah ada hal yang ingin ditutupi dan enggan dibuka secara transparan,” ujar salah seorang wartawan yang hadir di lokasi.

Tak berhenti di situ, HR juga sempat bercerita panjang lebar mengenai pengalaman masa lalunya di dunia pemerintahan — mulai dari pernah bertugas di Satpol PP hingga menjadi ajudan bupati. Cerita yang seolah ingin menegaskan posisi dirinya di hadapan para pewarta.

Namun, setelah perdebatan dan situasi yang sempat memanas, HR akhirnya didampingi oleh Kabid Penataan dan Pendapatan, Lucky, memaparkan data realisasi capaian pendapatan daerah hingga 7 Oktober 2025.

“Dari target Rp1,1 triliun, realisasi sudah mencapai Rp763 miliar atau sekitar 66,14 persen,” ungkap Lucky.

Rincian capaian tersebut berasal dari empat sektor utama Pendapatan Asli Daerah (PAD):

Pajak Daerah: 72,47%
Retribusi Daerah: 57,25%
Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan: 100%
Lain-lain PAD yang Sah: 78,1%

Menurut Lucky, sektor tertinggi berasal dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang telah mencapai 100 persen.
Namun, di sisi lain, pihak Bapenda mengakui masih ada persoalan klasik yang membelit sistem pembayaran.(Tim)

Berita Terkait

Kemenag Subang Laksanakan Program “Masjid Ramah Pemudik” di Jalur Pantura
Играть в Joy Casino онлайн — доступ к официальному сайту
Wamenkum RI Sosialisasikan KUHP 2023 & KUHAP 2025 di Bandung: Upaya Penyeragaman Persepsi Hukum
Ketua Umum ABPEDNAS Indra Utama Tekankan Integritas dan Perjuangkan Kesejahteraan Anggota BPD di Rakor Karawang
Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama DPD Golkar Jabar, Kang Ace Ajak Kader Jaga Kekompakan
M. Iqbal Rachmady: BASNOM HIPMI Otomotif Jabar Jadi Rumah Kolaborasi Lintas Generasi
Pererat Silaturahmi, Adhitia Yudisthira Hadiri Buka Bersama HIPMI Cimahi
Эльдорадо казино обзор платформы — подробный гайд пошагово

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 23:58 WIB

Pengutipan Retribusi ke Wisata Air Panas Untuk Sementara Dihentikan Hingga Ada Keputusan Dari Pemkab Karo

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:13 WIB

Ketua PPWI-OI Kecewa Tak Diundang Bukber Polres Ogan Ilir, Soroti Ketidakadilan Humas

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:00 WIB

146 Paket Sembako Perkumpulan Masyarakat Nelayan Sawang, Ucapkan Terima Kasih Kepada PT Timah

Rabu, 11 Maret 2026 - 00:47 WIB

Pemalsuan Tanda Tangan dan Narkoba Masih Menggantung, Ngapain Ribut Soal Orang Lain yang Tak Bersalah?

Senin, 9 Maret 2026 - 22:51 WIB

Implementasi Program Menteri Imipas, Lapas Binjai Intensifkan Razia Kamar WBP

Senin, 9 Maret 2026 - 22:25 WIB

LAMR Sambut Baik Fun Night Run Polres Kepulauan Meranti

Senin, 9 Maret 2026 - 20:41 WIB

Perkuat Pembinaan Kepribadian, Lapas Kelas IIA Binjai Gelar Buka Puasa Bersama Warga Binaan

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:18 WIB

Lapas Binjai Raih Peringkat II Penilaian Ombudsman RI 2025, Kalapas Wawan Irawan Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima

Berita Terbaru