Minimnya Pengawasan Pembangunan Gedung sekolah Ruang kelas baru MIN 1Purwakarta

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Selasa, 23 September 2025 - 10:53 WIB

5031 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Minimnya Pengawasan Pembangunan Gedung sekolah Ruang kelas baru MIN 1Purwakarta

 

Purwakarta. Jabar||

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pekerjaan Pembangunan Gedung Ruang kelas baru,Di Desa Salem – Kecamatan Pondok Salam kabupaten Purwakarta,

bantuan dari kementrian agama Republik Indonesia,melalui KANTOR WILAYAH KEMENTRIAN AGAMA PROPINSI JAWA BARAT,

Nomor SPK :B-15729/Kw.10/Ks.01.7/08/2025

Nilai Kontrak :Rp.2.937.994.000.

Sumber dana : APBD.DIPA kantor wilayah kementrian Agama Propinsi Jawa Barat .

Penyedia jasa. : CV BUMI UTAMA MANDIRI

Dusun jetak kecamatan cikoneng kabupaten ciamis jawa barat

Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) adalah upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan ruang belajar yang memadai dengan membangun fasilitas pendidikan baru guna meningkatkan kapasitas sekolah, mengurangi kepadatan siswa per kelas, dan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman serta efektif,

 

Menambah kapasitas sekolah

Memenuhi kebutuhan ruang belajar seiring bertambahnya jumlah siswa.

Mengurangi kepadatan kelas,Meringankan beban siswa per kelas untuk menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif.

 

Meningkatkan kualitas pembelajaran,Memfasilitasi proses pembelajaran yang lebih efektif dan efisien dengan ruang yang memadai.

Memenuhi standar pendidikan,Memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP) terkait sarana dan prasarana ruang kelas.

 

Saat awak media berkunjung ke lokasi pembangunan Ruang kelas baru,tidak bertemu dengan pengawas dari pihak penyedia jasa atau pendamping dari pihak dinas,

 

Ena kepala tukang,saat di minta keterangan terkait Material seperti Pasir,mengatakan pasir itu kurang bagus pk dan tidak memenuhi standart,

Tapi saya campur dengan abu batu buat cor,” ucap nya”

 

Pengawas Pembangunan Gedung sekolah ELIH saat di hubungi melalui Pesan wasshaapp,bahwa Pasir itu sudah standat ,kalau kayu tidak masuk ke speak material kontrak kerja,itu hanya sarana penunjang produksi,pasir standart,hasil akhir penentuan mutu bukan dari unsur pasir,nanti mutu nya sudah jadi beton,silahkan koordinasi dengan kepala sekolah,selaku pengawas dan Penerima manpaat.

 

“”Standar kang, kayu mah teu lebet kana spek material kontrak kerja…itu mah sarana penunjang kana produksi, Pasir standar kang, hasil akhir penentuan mutu bukan dari unsur pasir namung kana mutu anu tos jadi beton, Mangga koordinasi ka pak kepala sekolah kang, anjeunna pengawas sekaligus penerima manfaat””

 

Elih saat di kompirmasi mengenai Pasir berapa Persen kadar lumpur nya,sampai saat ini tidak memberi jawaban,

Hingga naskah ini di buat awak media belum memperoleh keterangan dari kepala sekolah.

(Hr)

Berita Terkait

Играть в Joy Casino онлайн — доступ к официальному сайту
Wamenkum RI Sosialisasikan KUHP 2023 & KUHAP 2025 di Bandung: Upaya Penyeragaman Persepsi Hukum
Ketua Umum ABPEDNAS Indra Utama Tekankan Integritas dan Perjuangkan Kesejahteraan Anggota BPD di Rakor Karawang
Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama DPD Golkar Jabar, Kang Ace Ajak Kader Jaga Kekompakan
M. Iqbal Rachmady: BASNOM HIPMI Otomotif Jabar Jadi Rumah Kolaborasi Lintas Generasi
Pererat Silaturahmi, Adhitia Yudisthira Hadiri Buka Bersama HIPMI Cimahi
Эльдорадо казино обзор платформы — подробный гайд пошагово
Казино Мелбет — официальный сайт и регистрация и игровые функции

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:59 WIB

Lima Tahun Dipertanyakan, Wakasat Reskrim Polres Metro Bekasi Janji Evaluasi Total

Senin, 2 Maret 2026 - 16:33 WIB

Menu MBG di SDN 01,02 dan 03 Sukamulya Seperti Menu Tahlilan

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:45 WIB

Aliansi Ormas Bekasi  Berbagi Takjil Gratis Selama Ramadan

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:24 WIB

Sawah Jadi Beton: “Bom Waktu” Pembangunan BLK di Sukaasih di Tengah Ketatnya Perizinan

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:22 WIB

Usai Relokasi Pedagang Pasar Tumpah, Dishub Kabupaten Bekasi Tata Lalin dan PJU

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:12 WIB

Plt Bupati Bekasi Tinjau Langsung Relokasi 500 Pedagang Pasar Tumpah Cikarang

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:34 WIB

Ormas XTC  Sebut Ada 11 Bandar Obat Terlarang di Kampung Kavling, Mendesak APH Segera Menangkap!! 

Sabtu, 20 Desember 2025 - 14:25 WIB

Undang- Undang Tipikor Kepala Daerah Terkait Garifikasi Segera Evaluasi

Berita Terbaru