Duit Posyandu di Desa Sukajadi Ponsal : Angkanya Beda, Tapi Judulnya Sama?

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Rabu, 17 September 2025 - 13:46 WIB

5035 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purwakarta jabar,||

Desa Sukajadi,Kecamatan Pondoksalam,Kabupaten Purwakarta, lagi-lagi dana desa jadi bahan bisik-bisik tetangga sambil ngaduk kopi sachet di warung.

 

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kali ini, yang jadi bahan obrolan panas bukan soal jalan rusak atau lampu mati, tapi soal duplikat anggaran untuk penyelenggaraan Posyandu.

 

Iya, Posyandu yang itu-itu juga, yang dari dulu isinya bubur kacang ijo, timbang bayi, dan ceramah kesehatan.

 

Berdasarkan data yang di himpun (bukan katanya ya, ini data!), tercatat dua angka anggaran untuk kegiatan yang katanya sih sama persis:

1. Rp 16.200.000 untuk Penyelenggaraan Posyandu

2. Rp 40.040.000 untuk Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader)

Hmm, jadi… apa bedanya? Yang satu Posyandu, yang satu Posyandu plus embel-embel?

Atau jangan-jangan ini cuma beda gaya penulisan buat angka yang sama? Tapi kok nilainya jauh banget, beda Rp 23.840.000 loh! Bukan receh.

Publik pun mulai gelisah. Bukan karena gagal dapet bubur tambahan, tapi karena merasa ada yang nggak beres.

 

“Kok bisa satu kegiatan, dua anggaran? Mana yang bener?”

Jangan salah, Posyandu itu kegiatan mulia. Memberi gizi tambahan untuk balita dan ibu hamil, mengedukasi para lansia, dan tentu saja jadi tempat silaturahmi antarwarga.

 

Tapi kalau anggarannya main petak umpet, ya wajar dong kalau publik jadi nyinyir. Kan bukan uang pribadi, itu duit rakyat!

 

Pengelolaan anggaran publik seharusnya jelas, transparan, dan bisa dipertanggungjawabkan.

Bukan malah bikin masyarakat main tebak-tebakan: “Anggaran hari ini, nyata atau khayalan?”

 

Kalau memang ada dua kegiatan berbeda, ya jelaskan. Jangan cuma nulis judul panjang biar kelihatan beda, padahal isinya itu-itu juga. Kalau memang ada kesalahan pencatatan, ya perbaiki.

 

Tapi kalau ini disengaja? Wah, itu sudah masuk kategori akrobat anggaran.

Sudah saatnya Pemerintah Desa Sukajadi buka suara. Jangan cuma diam dan berharap isu ini menguap kayak uap nasi. Warga butuh penjelasan, bukan basa-basi.

 

Dan tolong ya, jangan lagi menganggap masyarakat itu nggak paham. Sekarang orang kampung pun bisa baca laporan keuangan—asal datanya dibuka.

 

Karena kalau anggaran Posyandu saja sudah bikin bingung, gimana kami bisa yakin anggaran lainnya?

Uang rakyat itu bukan mainan. Sekali main sulap, bersiaplah disorot terang.

(Hr)

Berita Terkait

Играть в Joy Casino онлайн — доступ к официальному сайту
Wamenkum RI Sosialisasikan KUHP 2023 & KUHAP 2025 di Bandung: Upaya Penyeragaman Persepsi Hukum
Ketua Umum ABPEDNAS Indra Utama Tekankan Integritas dan Perjuangkan Kesejahteraan Anggota BPD di Rakor Karawang
Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama DPD Golkar Jabar, Kang Ace Ajak Kader Jaga Kekompakan
M. Iqbal Rachmady: BASNOM HIPMI Otomotif Jabar Jadi Rumah Kolaborasi Lintas Generasi
Pererat Silaturahmi, Adhitia Yudisthira Hadiri Buka Bersama HIPMI Cimahi
Эльдорадо казино обзор платформы — подробный гайд пошагово
Казино Мелбет — официальный сайт и регистрация и игровые функции

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:59 WIB

Lima Tahun Dipertanyakan, Wakasat Reskrim Polres Metro Bekasi Janji Evaluasi Total

Senin, 2 Maret 2026 - 16:33 WIB

Menu MBG di SDN 01,02 dan 03 Sukamulya Seperti Menu Tahlilan

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:45 WIB

Aliansi Ormas Bekasi  Berbagi Takjil Gratis Selama Ramadan

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:24 WIB

Sawah Jadi Beton: “Bom Waktu” Pembangunan BLK di Sukaasih di Tengah Ketatnya Perizinan

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:22 WIB

Usai Relokasi Pedagang Pasar Tumpah, Dishub Kabupaten Bekasi Tata Lalin dan PJU

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:12 WIB

Plt Bupati Bekasi Tinjau Langsung Relokasi 500 Pedagang Pasar Tumpah Cikarang

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:34 WIB

Ormas XTC  Sebut Ada 11 Bandar Obat Terlarang di Kampung Kavling, Mendesak APH Segera Menangkap!! 

Sabtu, 20 Desember 2025 - 14:25 WIB

Undang- Undang Tipikor Kepala Daerah Terkait Garifikasi Segera Evaluasi

Berita Terbaru