Ucapan yang Mengundang Murka, JIM Desak Ketua DPRD Cianjur Mundur

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Jumat, 5 September 2025 - 13:26 WIB

5045 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur – Riak gelombang politik di Cianjur tiba-tiba menguat setelah sebuah pernyataan dari Ketua DPRD Cianjur menjadi sorotan. Ucapannya, yang menyebut bahwa pembubaran DPR harus menunggu keputusan Presiden, dianggap tidak hanya keliru, tetapi juga berpotensi memicu amarah rakyat.

Presedium Jaringan Intelektual Muda Cianjur (JIM) tak tinggal diam. Alief Irfan, sosok yang berdiri di garda depan jaringan ini, menyuarakan kekecewaan yang tegas. Baginya, kata-kata seorang pimpinan dewan tidak boleh asal terucap, sebab ia sedang berbicara atas nama lembaga yang lahir dari mandat rakyat.

“DPR tidak bisa dibubarkan oleh Presiden. Indonesia menganut trias politika, di mana eksekutif, legislatif, dan yudikatif berdiri sejajar. Kalau Ketua DPRD mengatakan ‘menunggu presiden’, itu jelas menyalahi logika politik dan konstitusi,” ungkap Alief dengan nada tajam.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sejak amandemen UUD 1945, aturan mengenai pembubaran DPR telah jelas dan tegas. Presiden tidak diberi ruang sedikit pun untuk melakukannya. Pernyataan Ketua DPRD Cianjur justru dianggap sebagai “celotehan” yang tidak berdasar dan berpotensi memancing keresahan.

JIM pun mengeluarkan ultimatum. Mereka merekomendasikan agar Ketua DPRD segera mundur, atau rakyatlah yang akan menurunkannya. Tidak berhenti di situ, mereka juga bersiap menggelar aksi demonstrasi dalam waktu dekat sebagai bentuk desakan.

“Rakyat sudah cukup lelah dengan situasi yang memanas. Jangan sampai ucapan seorang pejabat justru menjadi bahan bakar baru yang membuat api kemarahan membesar,” tandas Alief.

Gelombang kritik ini menjadi tanda bahwa publik kian sensitif terhadap setiap langkah dan kata para pemegang jabatan. Sebab di balik satu kalimat, ada tanggung jawab besar yang harus dipikul: menjaga kepercayaan rakyat.(Rst)

Berita Terkait

Tidak Butuh Waktu Lama, Polsek Gunung Malela Kembali Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Dua HP di Viral Spa — iPhone 13 dan Oppo Berhasil Ditemukan
Kalapas Binjai Tegaskan Komitmen Zero HALINAR demi Lapas Aman dan Kondusif
Perkuat Sinergi APH, Kalapas Kelas IIA Kupang Jalin Koordinasi Strategis dengan Ketua Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA
I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku
160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua
PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan
Tinggalkan Menara Gading, KH. Wahyul Ajak Kader PMII ‘Melarut’ Bersama Rakyat
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:45 WIB

Founder Rumah Saraswati: Generasi Muda Agar Tidak Terjebak Dalam Tindakan Anarkis

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:59 WIB

Dedi Mulyadi Buka Konvensi Lions Indonesia 2026: Event Ini Dorong Ekonomi Bandung

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:31 WIB

Kajati Jabar Pimpin Upacara HUT PERSAJA ke-75, Tegaskan Komitmen Integritas Insan Adhyaksa

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:14 WIB

I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:45 WIB

160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua

Minggu, 19 April 2026 - 15:58 WIB

Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional

Sabtu, 18 April 2026 - 16:05 WIB

Siliwangi Santri Camp, Sekjen Kementan, Dr Suwandi, Ketahanan Pangan, MBG, Kodam III Siliwangi, Santri, Hilirisasi

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Silaturahmi Gaya Siliwangi: Pangdam Kosasih Gaungkan “Dua Tangan” di Halal Bihalal FKPPI Jabar

Berita Terbaru

Jakarta

Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia

Selasa, 9 Jun 2026 - 19:49 WIB