Cianjur – Pemerintah Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, menyalurkan bantuan beras program ketahanan pangan kepada 1.085 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk periode bulan Juni dan Juli. Penyaluran dilaksanakan di Aula Desa Bojong pada Rabu (6/8/2025).
Kepala Desa Bojong, U. Handoko, SH., menjelaskan bahwa setiap KPM menerima dua karung beras, masing-masing seberat 10 kilogram. Menurutnya, jumlah penerima bantuan pada periode ini tidak mengalami perubahan signifikan dibanding periode sebelumnya, meskipun terdapat penyesuaian dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Memang ada penurunan sedikit dari data DTKS, tapi secara keseluruhan di lapangan jumlah penerima manfaat masih relatif stabil,” ujar Handoko.
Ia juga menyampaikan harapannya agar ke depan proses penyaluran bantuan dapat semakin tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan.
“Semoga ke depannya bisa lebih akurat dan menyentuh mereka yang betul-betul membutuhkan. Pemerintah pusat pun melalui kementerian terus melakukan perbaikan data agar penyaluran bantuan lebih optimal,” tambahnya.
Terkait warga yang sebelumnya menerima bantuan namun saat ini tidak lagi tercatat sebagai penerima, Handoko mengimbau untuk menyikapinya dengan positif.
“Jika sekarang tidak menerima, berarti harus disyukuri. Artinya tingkat kemiskinannya sudah menurun, dan itu hal yang baik,” tutupnya.
Program ketahanan pangan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga kestabilan pangan serta membantu masyarakat yang terdampak kondisi ekonomi global dan nasional. (Rst)






























