Cianjur – Kegiatan Open House sekaligus serah terima kunci Perumahan Graha Asatu Puncak (GAP) berlangsung hangat dan meriah di Puncak Sembilan Café & Wisata, Desa Cibodas, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. Acara ini mengusung tagline “Hidup Harmonis Diperlukan Alam”, yang mencerminkan visi hunian ramah lingkungan dan menyatu dengan alam.
Sebanyak 25 konsumen dari Cluster Munara secara resmi menerima kunci rumah sebagai bagian dari tahap awal serah terima unit hunian. Penyerahan dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT Ciherang Griya Sentosa, Joko Santoso. pada ( 1/8/2025 )

“Harapan lama akhirnya terlaksana. Hari ini kami menyerahkan kunci kepada 25 konsumen pertama di Cluster Munara. Semoga mereka segera dapat menempati hunian dan merasakan keberkahan serta kenyamanan yang selalu kami utamakan,” ujar Joko.
Graha Asatu Puncak menghadirkan lima tipe klaster, yakni Munara, Amaris, Lavanya, Anvaya, dan Sakira, dengan pembangunan tahap awal dilakukan secara konvensional. Ke depan, sebanyak 700 unit akan dibangun menggunakan bata interlock, sebuah material inovatif yang ramah lingkungan, tahan gempa, tahan api, dan hemat energi.
GAP hadir sebagai kawasan hunian terpadu yang memadukan konsep modern dengan keasrian alam Puncak Cianjur. Dengan desain kontemporer dan fasilitas pendukung lengkap, perumahan ini ditujukan bagi masyarakat yang menginginkan hunian nyaman dan tenang di lokasi strategis.

Kolaborasi pembangunan ini juga didukung oleh berbagai pihak, termasuk PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG). Direktur Sales & Marketing SIG, Dicky Saelan, menyatakan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan.
“Sebagai produsen semen terbesar di Indonesia, SIG tidak hanya memproduksi semen, tetapi juga memberikan solusi konstruksi yang kuat, aman, dan ramah lingkungan. Bata interlock ini sudah terbukti tahan gempa dan api, serta efisien dalam penggunaan energi. Inovasi ini kami hadirkan untuk semua kalangan,” ujarnya.
Dicky juga berharap pembangunan ini dapat berkontribusi terhadap program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan oleh Presiden RI.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Brigjen Julisa Kusumowarson, Direktur Keterbukaan Publik, Transparansi, dan Akuntabilitas Kementerian PUPR. Ia menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan hunian rakyat yang diinisiasi oleh konsorsium Asatu Developer.

“Kami dari pemerintah, khususnya Direktur keterbukaan publik transparansi dan akuntabilitas kementrian PKP. sangat mendukung program ini. Ini merupakan langkah nyata untuk mewujudkan target tiga juta rumah bagi rakyat. Kami berharap perumahan ini tidak hanya menjaga kualitas, tetapi juga memberikan kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya di Kabupaten Cianjur,” ujarnya.
Dengan sinergi berbagai pihak, Perumahan Graha Asatu Puncak diharapkan menjadi model pembangunan hunian berkualitas yang terjangkau, berkelanjutan, dan berpihak pada masyarakat. (Rst)






























