Subang – Kondisi jalan di Kampung Krapyak, Desa Cintamekar, Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang, menjadi sorotan publik setelah sebuah video yang memperlihatkan kerusakan parah jalan tersebut viral di media sosial.
Jalan yang dibangun belum genap satu tahun itu kini sudah dalam kondisi memprihatinkan, dengan permukaan yang bergelombang, retakan besar di berbagai titik, dan kerusakan yang membahayakan pengendara.

Warga menduga kerusakan ini disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi, lemahnya pengawasan saat proses pengerjaan, serta beban kendaraan yang melintasi jalan melebihi kapasitas yang seharusnya.
“Jalan ini belum lama dibangun, tapi sudah rusak seperti ini. Kami sangat kecewa,” ungkap salah satu warga setempat.
Untuk mencegah kejadian serupa, masyarakat menuntut adanya pemeliharaan rutin dan pengawasan ketat dari pihak terkait, serta penggunaan material yang berkualitas dalam setiap proyek pembangunan infrastruktur.
Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil tindakan cepat, termasuk mengevaluasi proyek pembangunan jalan tersebut, melakukan perbaikan secepatnya, dan menindak tegas jika ditemukan pelanggaran teknis dalam proses pengerjaan.
“Kami hanya ingin jalan yang aman dan nyaman. Jangan sampai anggaran besar dikeluarkan, tapi hasilnya tidak bertahan lama,” tambah warga lainnya.
Dengan perbaikan dan pengawasan yang lebih baik, masyarakat berharap kualitas pembangunan jalan di Subang ke depan bisa lebih ditingkatkan, agar manfaat infrastruktur bisa dirasakan jangka panjang oleh seluruh pengguna jalan. (Red)
































