Dana PIP Dikolektif Sekolah, Siswa SMK Sinar Parahiyangan Diduga Tak Terima Sepenuhnya Bantuan

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Jumat, 1 Agustus 2025 - 09:20 WIB

5060 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR,  – Program Indonesia Pintar (PIP) sejatinya ditujukan untuk mendukung kebutuhan pendidikan siswa secara penuh. Namun, di SMK Sinar Parahiyangan Cipanas, sejumlah siswa mengaku tidak menerima dana bantuan tersebut secara utuh.

Salah satu wali murid berinisial M (50) mengungkapkan bahwa anaknya, yang kini sudah duduk di kelas 12, hanya menerima dana Rp500.000, padahal berdasarkan ketentuan program, siswa SMK berhak menerima bantuan hingga Rp1.800.000 per tahun. (1/8/2025)

“Dari kelas 10 sampai sekarang, anak saya hanya menerima Rp500 ribu, padahal namanya masuk dalam data penerima PIP. Katanya dana dicairkan sekolah secara kolektif, tapi tidak jelas ke mana sisanya,” ujar M saat dikonfirmasi media.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut pengakuan M, buku rekening dan kartu ATM PIP milik anaknya masih dipegang oleh pihak sekolah. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar terkait transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana bantuan.

Menanggapi hal ini, pihak sekolah melalui Adi, staf kesiswaan, mengarahkan konfirmasi lebih lanjut kepada Revan, yang disebut bertanggung jawab penuh atas program PIP di sekolah tersebut.

“Kalau soal PIP, langsung ke Pak Revan saja. Saya tidak bisa menjelaskan karena itu di luar kewenangan saya. Pak Revan hari ini sedang rapat di Jakarta, nanti kalau sudah ada waktu akan diinformasikan,” kata Adi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak SMK Sinar Parahiyangan, terutama mengenai tudingan bahwa pencairan dana PIP dilakukan secara kolektif oleh sekolah, dan dana yang diterima siswa tidak sesuai dengan jumlah seharusnya.

Sementara itu, para orang tua siswa berharap agar dana PIP disalurkan langsung ke siswa atau wali, tanpa pemotongan ataupun penahanan, demi menjaga integritas program bantuan pendidikan nasional yang dicanangkan oleh pemerintah. (Red)

Berita Terkait

PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan
Tinggalkan Menara Gading, KH. Wahyul Ajak Kader PMII ‘Melarut’ Bersama Rakyat
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional
Masak Hepi: Kolaborasi Lintas Sektor untuk Dapur Minim Food Waste
RIZA DAMANIK LUNCURKAN PROGRAM FUSION DAN REVITALISASI DAPUR SPPG
FKPPI Kota Bandung Halal Bihalal: Ajak Kader Solid, Siap Jawab Tantangan Kota
Pergunus Jawa Barat Gandeng Badan Gizi Nasional Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis
Kepengurusan Baru 2026–2031, DPW Brigez Kota Bandung Gelar Halal Bihalal Akbar: Tegaskan Komitmen Citra Positif

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 01:23 WIB

PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan

Minggu, 19 April 2026 - 15:58 WIB

Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional

Minggu, 19 April 2026 - 13:18 WIB

Masak Hepi: Kolaborasi Lintas Sektor untuk Dapur Minim Food Waste

Kamis, 16 April 2026 - 20:30 WIB

RIZA DAMANIK LUNCURKAN PROGRAM FUSION DAN REVITALISASI DAPUR SPPG

Kamis, 16 April 2026 - 18:53 WIB

FKPPI Kota Bandung Halal Bihalal: Ajak Kader Solid, Siap Jawab Tantangan Kota

Senin, 13 April 2026 - 13:43 WIB

Pergunus Jawa Barat Gandeng Badan Gizi Nasional Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

Minggu, 12 April 2026 - 17:14 WIB

Kepengurusan Baru 2026–2031, DPW Brigez Kota Bandung Gelar Halal Bihalal Akbar: Tegaskan Komitmen Citra Positif

Sabtu, 11 April 2026 - 23:31 WIB

Safari Suci Haji dan Umroh Gelar Manasik Haji 2026/1447 H di Bandung

Berita Terbaru