Dinas Sosial Jabar Tegaskan Siswa SLBN A Pajajaran Tetap Bisa Belajar di UPTD Griya Harapan Difabel Cimahi

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Rabu, 23 Juli 2025 - 22:18 WIB

5038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KOTA CIMAHI – Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat menegaskan tidak ada pengusiran maupun putus sekolah untuk para siswi Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) A Pajajaran, Bandung, dari asrama di lingkungan UPTD Griya Harapan Difabel (GHD).

Kepala UPTD Pusat Layanan Sosial Griya Harapan Difabel (PPSGHD) Dinas Sosial Jabar Andina Rahayu menyatakan, pemberitaan di media sosial terkait para siswi di SLBN A Pajajaran yang merasa diusir bahkan terancam putus sekolah dari tempat belajar itu tidak benar.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami pastikan tidak ada pengusiran. Para siswi akan tetap sekolah dan menjalankan aktivitas, hanya lokasinya yang akan dipindahkan,” ujar Andina Rahayu di Kota Cimahi, Rabu (23/7/2025).

Andina menegaskan, kesepakatan dengan pihak SLBN A Pajajaran, pada 15 Juli 2025, mengenai relokasi para siswi nantinya akan bergabung dengan klien disabilitas lainnya di lingkungan UPTD GHD. Relokasi ini merupakan bentuk penataan fasilitas sesuai kebutuhan rehabilitasi sosial.

Penempatannya akan diatur oleh Griya Harapan Difabel. Kesepakatan antara kedua belah pihak bahwa tidak ada kebijakan untuk pengusiran dan aktivitas belajar kedua siswi dipastikan akan tetap berlanjut.

Selama tahun 2024, aset bangunan Wisma Singosari yang digunakan oleh SLB A Pajajaran tidak digunakan secara optimal bahkan sampai kosong selama delapan bulan.

Kemudian pada tahun 2025, PPSGHD mengalami peningkatan jumlah klien disabilitas terlantar dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat sehingga membutuhkan lebih banyak fasilitas wisma untuk menampung para klien.

Untuk pengoptimalan bangunan dan kebutuhan para klien, maka wisma akan digunakan secara bersama-sama guna mengakomodir kebutuhan layanan sosial yang lebih luas.

Penempatan asrama akan diatur oleh pihak UPTD GHD, termasuk rencana pemindahan ke Wisma Catelya yang masih berada dalam kawasan UPTD GHD Cimahi.

Sementara itu, terkait logistik dan kebutuhan dasar seperti makanan, Dinas Sosial Jabar menyatakan bahwa alokasi yang ada saat ini memang terbatas, namun pihak dinas sedang mengkaji solusi jangka panjang demi menjamin kenyamanan dan hak seluruh penghuni.

Lebih lanjut, Andina menjelaskan bahwa relokasi ini dilakukan agar Wisma Singosari dapat digunakan sebagai panti rehabilitasi sosial bagi para disabilitas terlantar di panti.

Hal ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan dan lingkungan yang lebih inklusif. Namun relokasi tidak akan mengganggu aktivitas pembelajaran maupun kegiatan para siswi.

Dengan tersampaikannya klarifikasi ini, ujar Andina, masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar.

Semua pihak diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan pendidikan inklusif yang harmonis, saling menghargai, dan bisa berjalan berdampingan.

(Rst)

Berita Terkait

PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan
Tinggalkan Menara Gading, KH. Wahyul Ajak Kader PMII ‘Melarut’ Bersama Rakyat
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional
Masak Hepi: Kolaborasi Lintas Sektor untuk Dapur Minim Food Waste
RIZA DAMANIK LUNCURKAN PROGRAM FUSION DAN REVITALISASI DAPUR SPPG
FKPPI Kota Bandung Halal Bihalal: Ajak Kader Solid, Siap Jawab Tantangan Kota
Pergunus Jawa Barat Gandeng Badan Gizi Nasional Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis
Kepengurusan Baru 2026–2031, DPW Brigez Kota Bandung Gelar Halal Bihalal Akbar: Tegaskan Komitmen Citra Positif

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 19:19 WIB

70 TKA Tak Dideportasi, Disinyalir Ada Permainan

Selasa, 14 April 2026 - 21:26 WIB

Galian Kabel Optik di Jalan Lingkar Sukatani Abaikan K3, Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 8 April 2026 - 21:38 WIB

“No Money, No Project!” Terungkap 154 Paket Proyek Mengalir Ke SRJ di Tahun 2024

Rabu, 8 April 2026 - 08:56 WIB

Apresiasi Mengalir untuk KPK dan PN Tipikor Bandung Atas Pengungkapan Kasus Korupsi APBD Bekasi

Sabtu, 4 April 2026 - 13:50 WIB

Polisi Bantah Langgar SOP, Kegagalan Disebabkan Tak Ada Pejabat Eksekutif Temui Pendemo

Kamis, 2 April 2026 - 13:01 WIB

LAKUMHAM DPC PKB Kota Bekasi Mundur, Sebut Visi Tak Sejalan Hingga Masalah Moral Internal

Rabu, 18 Maret 2026 - 19:08 WIB

Gelar Dialog Kebangsaan di Cibarusah, Kang Fuad: Majelis ASTA CITA Adalah Jembatan Ulama dan Pemerintah

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:41 WIB

Dugaan Jalur Tikus PMI di Imigrasi Bekasi Terbongkar? 

Berita Terbaru