Janda Tua Hidup di Sebuah Gubuk Reyot Tak Pernah Tersentuh Bantuan dan Program Pemerintah

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Senin, 21 Juli 2025 - 11:59 WIB

5048 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

CIANJUR, – Seorang janda lansia di Kampung Tegallega Desa Talagasari Kecamatan Sindangbarang hidup di sebuah gubuk reyot. Sebagai warga yang hidup di bawah garis kemiskinan, wanita tua ini tidak pernah tersentuh bantuan apapun.

Dia adalah Abu Samsah (80) warga Kampung Tegallega Desa Talagasari Kecamatan Sindangbang. Wanita ini hidup miskin dan serba kesusahan. Dia tinggal sebatang kara di rumah yang sudah tidak layak huni. Meski tergolong miskin, nenek ini belum juga tersentuh bantuan program dari pemerintah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditemui dirumahnya, Minggu (20/7/2025) siang, anak abu Samsah Herman (43) membenarkan jika ibunya kurang lebih hampir 4 tahun ini ibunya tidak pernah mendapatkan bantuan Bahkan dari pemerintahan desa tak kunjung melihat kondisi ibunya, yang benar- benar harus mendapatkan bantuan.

“Bantuan dari pemerintah tidak pernah ada. Namun yang anehnya, orang lain mendapatkan bantuan ibu saya tidak dapat,” ungkapnya.

Dengan kondisi yang memprihatinkan, kata anaknya, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, kadang mendapatkan dari para tetangga, warga yang peduli bahkan ustad. Harapan satu satunya adalah adanya kepedulian Pemerintah untuk ikut membantu agar ibunya bisa mendapatkan bantuan.

” Dihari lahir kabupaten Cianjur ini, saya berharap agar kepedulian pemerintah dapat melihat kondisi ibu saya dan menurunkan bantuan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua RW Kampung Tegallega Desa Talagasari Supar saat dikonfirmasi mengatakan, Abu Samsah sudah mendapatkan bantuan, namun bantuan tersebut tidak diterima. Dirinya tidak mengetahui penyebab Abu Samsah tidak menerima bantuan tersebut.

“Bantuan pernah ada, namun tidak diterima oleh Abu Samsah, kata Supar dari bilik teleponnya.

Kondisi serupa juga dirasakan oleh keluarga Supiandi, warga Kampung Kiaramenyan Desa Sirnagalih. Suhena mewakili suaminya mengungkapkan, selama hampir 4 tahun terakhir bantuan dari pemerintah tidak kunjung diterima. Sebelumnya kata dia, pernah mendapatkan bantuan berupa PKH dan BPNT. Namun saat ini tidak lagi mendapatkan bantuan.

“Hari jadi kabupaten Cianjur ini, saya berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk kami yang benar- benar membutuhkan,” pungkasnya.(Rst)

Berita Terkait

Tidak Butuh Waktu Lama, Polsek Gunung Malela Kembali Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Dua HP di Viral Spa — iPhone 13 dan Oppo Berhasil Ditemukan
Kalapas Binjai Tegaskan Komitmen Zero HALINAR demi Lapas Aman dan Kondusif
Perkuat Sinergi APH, Kalapas Kelas IIA Kupang Jalin Koordinasi Strategis dengan Ketua Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA
I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku
160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua
PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan
Tinggalkan Menara Gading, KH. Wahyul Ajak Kader PMII ‘Melarut’ Bersama Rakyat
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:45 WIB

Founder Rumah Saraswati: Generasi Muda Agar Tidak Terjebak Dalam Tindakan Anarkis

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:59 WIB

Dedi Mulyadi Buka Konvensi Lions Indonesia 2026: Event Ini Dorong Ekonomi Bandung

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:31 WIB

Kajati Jabar Pimpin Upacara HUT PERSAJA ke-75, Tegaskan Komitmen Integritas Insan Adhyaksa

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:14 WIB

I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:45 WIB

160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua

Minggu, 19 April 2026 - 15:58 WIB

Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional

Sabtu, 18 April 2026 - 16:05 WIB

Siliwangi Santri Camp, Sekjen Kementan, Dr Suwandi, Ketahanan Pangan, MBG, Kodam III Siliwangi, Santri, Hilirisasi

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Silaturahmi Gaya Siliwangi: Pangdam Kosasih Gaungkan “Dua Tangan” di Halal Bihalal FKPPI Jabar

Berita Terbaru

Jakarta

Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia

Selasa, 9 Jun 2026 - 19:49 WIB