Janda Tua Hidup di Sebuah Gubuk Reyot Tak Pernah Tersentuh Bantuan dan Program Pemerintah

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Senin, 21 Juli 2025 - 11:59 WIB

5052 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

CIANJUR, – Seorang janda lansia di Kampung Tegallega Desa Talagasari Kecamatan Sindangbarang hidup di sebuah gubuk reyot. Sebagai warga yang hidup di bawah garis kemiskinan, wanita tua ini tidak pernah tersentuh bantuan apapun.

Dia adalah Abu Samsah (80) warga Kampung Tegallega Desa Talagasari Kecamatan Sindangbang. Wanita ini hidup miskin dan serba kesusahan. Dia tinggal sebatang kara di rumah yang sudah tidak layak huni. Meski tergolong miskin, nenek ini belum juga tersentuh bantuan program dari pemerintah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditemui dirumahnya, Minggu (20/7/2025) siang, anak abu Samsah Herman (43) membenarkan jika ibunya kurang lebih hampir 4 tahun ini ibunya tidak pernah mendapatkan bantuan Bahkan dari pemerintahan desa tak kunjung melihat kondisi ibunya, yang benar- benar harus mendapatkan bantuan.

“Bantuan dari pemerintah tidak pernah ada. Namun yang anehnya, orang lain mendapatkan bantuan ibu saya tidak dapat,” ungkapnya.

Dengan kondisi yang memprihatinkan, kata anaknya, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, kadang mendapatkan dari para tetangga, warga yang peduli bahkan ustad. Harapan satu satunya adalah adanya kepedulian Pemerintah untuk ikut membantu agar ibunya bisa mendapatkan bantuan.

” Dihari lahir kabupaten Cianjur ini, saya berharap agar kepedulian pemerintah dapat melihat kondisi ibu saya dan menurunkan bantuan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua RW Kampung Tegallega Desa Talagasari Supar saat dikonfirmasi mengatakan, Abu Samsah sudah mendapatkan bantuan, namun bantuan tersebut tidak diterima. Dirinya tidak mengetahui penyebab Abu Samsah tidak menerima bantuan tersebut.

“Bantuan pernah ada, namun tidak diterima oleh Abu Samsah, kata Supar dari bilik teleponnya.

Kondisi serupa juga dirasakan oleh keluarga Supiandi, warga Kampung Kiaramenyan Desa Sirnagalih. Suhena mewakili suaminya mengungkapkan, selama hampir 4 tahun terakhir bantuan dari pemerintah tidak kunjung diterima. Sebelumnya kata dia, pernah mendapatkan bantuan berupa PKH dan BPNT. Namun saat ini tidak lagi mendapatkan bantuan.

“Hari jadi kabupaten Cianjur ini, saya berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk kami yang benar- benar membutuhkan,” pungkasnya.(Rst)

Berita Terkait

Tidak Butuh Waktu Lama, Polsek Gunung Malela Kembali Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Dua HP di Viral Spa — iPhone 13 dan Oppo Berhasil Ditemukan
Kalapas Binjai Tegaskan Komitmen Zero HALINAR demi Lapas Aman dan Kondusif
Perkuat Sinergi APH, Kalapas Kelas IIA Kupang Jalin Koordinasi Strategis dengan Ketua Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA
I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku
160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua
PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan
Tinggalkan Menara Gading, KH. Wahyul Ajak Kader PMII ‘Melarut’ Bersama Rakyat
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:22 WIB

Diduga Langgar UU Lambang Negara dan Intimidasi Pers, Kelakuan Oknum Pemdes Sumber Sari Pemantik Kemarahan GWI

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:40 WIB

80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:48 WIB

Deklarasi Bersejarah di Kota Bogor: Pelajar STM/SMK Bersatu Lawan Tawuran, Bullying dan Narkoba

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:33 WIB

Polres Gayo Lues Gelar Olahraga Bersama Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 02:15 WIB

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Terima Penghargaan Dari KI Riau

Rabu, 24 Juni 2026 - 01:26 WIB

Personel Gabungan Diterjunkan, Penanganan Banjir di Gayo Lues Berjalan Cepat dan Terukur

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:40 WIB

Pantastis! Biaya Perlengkapan Sekolah di SMPN1 Indralaya Jadi Sorotan Publik, Orang Tua Keluhkan Beban Hingga Rp2,5jt Terbukaan Rincian Harga Tak Ada?

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:43 WIB

Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis

Berita Terbaru