[UPDATE] Banjir dan Tanah Longsor di Kabupaten Cianjur, Tiga Orang Meninggal Dunia

PAJAJARAN UPDATE

- Redaksi

Jumat, 6 Desember 2024 - 15:30 WIB

5058 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR | Banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa (3/12) pukul 06.00 WIB, akibat hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut. Bencana ini menyebabkan kerusakan signifikan di beberapa kecamatan serta mengakibatkan korban jiwa. Dua orang, yaitu Yusma (26 tahun) dan Aqila (1 tahun), ditemukan meninggal dunia setelah tertimbun longsoran tanah di Desa Talagasari, Kecamatan Sindangbarang. Sementara itu, Hilman (30 tahun), ayah dari Yusma dan Aqila, mengalami luka ringan akibat bencana ini. Selain itu, satu korban lain meninggal dunia terbawa arus banjir.

Tim gabungan telah melakukan upaya evakuasi korban. Dalam proses evakuasi, Yusma dan Aqila ditemukan dalam keadaan tertimbun material longsoran dan bangunan rumah yang runtuh. Kedua korban tersebut dievakuasi ke Puskesmas Sindangbarang dan dinyatakan meninggal dunia.

Data yang diterima BNPB sebanyak 1.019 jiwa terdampak tanah longsor, dua orang meninggal dan satu orang luka-luka, sedangkan banjir berdampak pada 1.395 jiwa, dan satu orang meninggal dunia terbawa arus.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerugian materiil pasca bencana tanah longsor meliputi 298 rumah rusak, 258 rumah terancam tertimbun longsor, 81 titik jalan tertimbun longsor, dua irigasi rusak, dan tujuh jembatan rusak. Sementara itu, bencana banjir menyebabkan 12 rumah rusak dan 484 rumah terendam.

Peristiwa banjir dan tanah longsor ini melanda 18 kecamatan, yakni Agrabinta, Campakamulya, Cibeber, Cibinong, Cijati, Cikadu, Cikalongkulon, Cilaku, Kadupandak, Leles, Naringgul, Pagelaran, Pasirkuda, Sindangbarang, Sukanagara, Takokak, dan Tanggeung.

Untuk mendukung penanganan darurat, BNPB telah mendistribusikan bantuan yang mencakup berbagai kebutuhan pengungsi. Bantuan yang disalurkan meliputi operasional dana siap pakai sebesar Rp 200 juta, 250 paket sembako, 150 paket makanan siap saji, 200 paket hygiene kit, 250 selimut, 150 matras, 150 kasur lipat, serta terpal, geobag, velbed, dan berbagai peralatan lainnya. Selain itu, juga disediakan tenda pengungsi, tenda keluarga, perahu karet, pompa alkon, dan beberapa peralatan pendukung lainnya.

Kondisi terkini, banjir berangsur surut. BNPB terus memonitor perkembangan situasi dan melakukan koordinasi dengan instansi terkait dalam upaya pemulihan serta perbaikan infrastruktur di wilayah terdampak.

Berita Terkait

Tidak Butuh Waktu Lama, Polsek Gunung Malela Kembali Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Dua HP di Viral Spa — iPhone 13 dan Oppo Berhasil Ditemukan
Kalapas Binjai Tegaskan Komitmen Zero HALINAR demi Lapas Aman dan Kondusif
Perkuat Sinergi APH, Kalapas Kelas IIA Kupang Jalin Koordinasi Strategis dengan Ketua Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA
I Ketut Adi Candra: Melukis sebagai Doa, Hidup sebagai Laku
160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua
PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan
Tinggalkan Menara Gading, KH. Wahyul Ajak Kader PMII ‘Melarut’ Bersama Rakyat
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:17 WIB

Kapolda Aceh Apresiasi Kekompakan Polres Aceh Tenggara, Kunjungan Kerja Berlangsung Penuh Kehangatan dan Semangat Kebersamaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:00 WIB

Kapolda Aceh Kunjungi Polres Gayo Lues dalam Rangka Kunjungan Kerja, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:30 WIB

Sigap di Tengah Bencana, Personel Polsek Lawe Sigala-gala Bantu Warga Melintas di Lokasi Banjir Bandang

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:20 WIB

Patroli Malam Polres Aceh Tenggara, Wujud Nyata Hadirnya Polisi Jaga Keamanan Masyarakat

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:56 WIB

Ahmad Soadikin: Produksi Jalan Terus, Tapi Sanksi Tak Pernah Benar-Benar Ditegakkan pada PT Rosin

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:58 WIB

Truk Diduga Angkut Gondorukem Terjun ke Jurang di Agara, Nopol Ditutup, Lokasi Dijaga Ketat

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:37 WIB

PT Rosin Terus Dipersoalkan, Sanksi Resmi Pemerintah Belum Menghapus Kesan Kebal Hukum

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:09 WIB

Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan

Berita Terbaru