“Sambut Hari Amal Bakti ke-80 dan Nataru 2026, Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat H. Dudu Rohman Sampaikan Pidato Kebudayaan di Kabupaten Subang”

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:52 WIB

50104 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Kabupaten Subang- Derasnya arus globalisasi dan tantangan degradasi moral generasi muda, peran pesantren mesti diperkuat. Isu penguatan pendidikan agama Islam, pelestarian budaya, serta pembentukan karakter bangsa menjadi bahasan utama dalam Talkshow Budaya dan Pendidikan Islam yang digelar Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Subang.

Kegiatan yang berlangsung dalam rangka peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama Republik Indonesia ini menegaskan posisi strategis pesantren sebagai benteng moral dan pusat pembinaan karakter generasi bangsa yang berakhlak, moderat, dan berjiwa nasionalis.

Talkshow diselenggarakan pada Kamis, 18 Desember 2025, bertempat di Auditorium Pondok Pesantren Al Ihya, Cidau, Pagaden Barat, Kabupaten Subang. Kegiatan tingkat kabupaten ini merupakan hasil sinergi antara Kemenag Kabupaten Subang dengan Pondok Pesantren Al Ihya Subang sebagai wujud kolaborasi pemerintah dan lembaga pendidikan keagamaan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Talkshow dimoderatori oleh H. Mohamad Sopiadi, S.Ag., M.A.P dengan menghadirkan narasumber utama Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman, S.Ag., M.Si., serta Pimpinan Pondok Pesantren Al Ihya Subang, KH. Asep Sulaiman Sabanda.

Peserta kegiatan berasal dari berbagai unsur, antara lain Kepala Kemenag Kabupaten Subang Dr. H. Badruzaman, S.Ag., M.Pd., Ketua PCNU Kabupaten Subang, jajaran pejabat Kemenag, pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Subang, kepala KUA, organisasi mitra, kepala madrasah dan sekolah, dosen serta mahasiswa STIU Sains Al-Qur’an Subang, hingga para santri Pondok Pesantren Al Ihya.

Mengusung tema “Peran Pesantren dalam Pendidikan Agama, Budaya, dan Pembentukan Karakter Generasi Bangsa”, talkshow ini menjadi ruang dialog strategis untuk menggali kontribusi pesantren dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan dan budaya luhur di tengah masyarakat.

Dalam pidatonya, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jabar H. Dudu Rohman menekankan pentingnya sinergi antara nilai-nilai spiritual dan sosial dalam membangun bangsa. Ia menggarisbawahi adanya relasi yang sangat kuat dan strategis antara tiga pilar utama, yaitu:

Agama

Budaya

Pendidikan

H. Dudu menjelaskan bahwa secara filosofis, relasi tersebut nampak nyata pada proses internalisasi nilai-nilai agama dan wahyu Tuhan yang diimplementasikan melalui sistem pendidikan. Langkah ini dipandang krusial untuk mewujudkan budaya bangsa yang bermartabat dan memiliki identitas yang kokoh.

Lebih lanjut, Kakanwil Kemenag Jabar ini mendorong seluruh warga negara dan umat beragama untuk tetap percaya diri dalam menunjukkan identitas kebangsaannya sebagai bangsa Indonesia.

Dengan ketangguhan dan sumber daya manusia yang unggul, bangsa Indonesia diharapkan mampu menghadapi persaingan global yang kian dinamis.

Pesan kebudayaan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat moderasi beragama dan persatuan nasional di tengah suasana perayaan akhir tahun yang penuh kedamaian.ujarnya

Sementara itu Kepala Kemenag Kabupaten Subang Dr. H. Badruzaman, S.Ag., M.Pd menyampaikan, pesantren memiliki peran strategis dalam penguatan pendidikan Islam. Menurutnya, pesantren tidak hanya mencetak generasi yang unggul secara keilmuan, tetapi juga berperan penting dalam membangun akhlak, budaya, serta karakter generasi bangsa.

Melalui kegiatan ini, Kemenag Kabupaten Subang berharap pesantren semakin diakui sebagai pilar penting pembangunan sumber daya manusia Indonesia, khususnya dalam membentuk karakter bangsa yang religius, berbudaya, berdaya saing, serta memiliki semangat nasionalisme yang kuat.**pungkasnya

Berita Terkait

160 Pengurus Dilantik, 2000 Kader Hadiri Konsolidasi Akbar di GOR Saparua
PMII Kota Bandung Gelar Rangkaian Harlah ke-66: Dari Simposium Kaderisasi hingga Konsolidasi Gerakan
Tinggalkan Menara Gading, KH. Wahyul Ajak Kader PMII ‘Melarut’ Bersama Rakyat
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional
Masak Hepi: Kolaborasi Lintas Sektor untuk Dapur Minim Food Waste
RIZA DAMANIK LUNCURKAN PROGRAM FUSION DAN REVITALISASI DAPUR SPPG
FKPPI Kota Bandung Halal Bihalal: Ajak Kader Solid, Siap Jawab Tantangan Kota
Pergunus Jawa Barat Gandeng Badan Gizi Nasional Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:30 WIB

Tanggapi Isu Negatif, Kalapas Labuhan Ruku Pastikan Dugaan Narapidana Kendalikan Narkoba adalah Hoaks

Selasa, 21 April 2026 - 15:10 WIB

Sapa Warga Binaan, Pih. Kepala Lapas Narkotika Langkat Tinjau Langsung Sarpras dan Pembinaan Kemandirian

Selasa, 21 April 2026 - 13:49 WIB

Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda

Selasa, 21 April 2026 - 11:47 WIB

Kalapas Pimpin Apel Ikrar Deklarasi Zero HALINAR, Komitmen Lapas Pancur Batu Wujudkan Pemasyarakatan Bersih dan Berintegritas

Selasa, 7 April 2026 - 17:25 WIB

Mantan Warga Binaan Bongkar Fakta: Tuduhan “Napi Jadi Raja Kecil” di Rutan Tanjung Pura Dinilai Hoaks dan Fitnah Sensasional

Selasa, 7 April 2026 - 03:43 WIB

Sambut HBP ke-62, Lapas Binjai Gelar Tes Urine Mendadak Pegawai, Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba

Selasa, 7 April 2026 - 02:46 WIB

Sambut HBP ke-62, Lapas Binjai Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Halinar

Sabtu, 4 April 2026 - 21:32 WIB

Sidang Pembuktian Rabusin Ariga Lingga: Kejanggalan Surat Bukti dan Penahanan Jadi Sorotan

Berita Terbaru