Penerima Beasiswa Pertamina Diperkuat Pelatihan Kebencanaan untuk Aksi Sobat Bumi

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:17 WIB

50194 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merespons meningkatnya kejadian bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia, PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Foundation mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang tanggap dan siap merespons bencana melalui pelatihan kesiapsiagaan bencana dan trauma healing bagi penerima Beasiswa Sobat Bumi (SoBI).

Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), pelatihan diberikan secara daring. Pelatihan ini juga diberikan untuk membekali para penerima beasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar penanganan kebencanaan yang akan diimplementasikan dalam Aksi Sobat Bumi jilid kedua dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Pertamina.

Dalam pelatihan ini, para penerima beasiswa diberikan pemahaman menyeluruh mengenai siklus manajemen bencana, mulai dari pra-bencana, saat tanggap darurat, hingga pascabencana. Mereka juga diperkenalkan pada konsep kesiapsiagaan bencana, termasuk pengenalan risiko, mitigasi, sistem peringatan dini, hingga peran yang bisa mereka lakukan untuk mengurangi dampak bencana.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, mereka juga mendapatkan materi trauma healing pascabencana melalui pendekatan Pertolongan Pertama Psikologis (Psychological First Aid/PFA). Materi ini mengajarkan tentang pentingnya mendukung proses pemulihan psikososial agar penyintas dapat kembali menjalani kehidupan secara lebih normal dengan nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat setempat, serta menempatkan relawan sebagai pendamping yang humanis dan beretika.

Ketua Bidang Anggota dan Sukarelawan PMI Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Fitri Rahmadana, menegaskan bahwa kesiapan relawan muda menjadi elemen penting dalam penanganan bencana yang berkelanjutan.

“Dalam penanganan bencana, relawan tidak hanya dituntut sigap secara fisik, tetapi juga mampu memberikan dukungan psikologis awal kepada penyintas. Melalui pelatihan ini, penerima Beasiswa Sobat Bumi dibekali pemahaman kesiapsiagaan bencana serta keterampilan dasar trauma healing agar dapat hadir secara empatik, tepat, dan tidak memperburuk kondisi psikologis korban,” ujar Fitri, Rabu (17/10).

Aksi Sobat Bumi jilid kedua dikemas dalam dua rangkaian kegiatan utama, yaitu Aksi Pulihkan Bumi dan Aksi Tanam Pohon. Dalam Aksi Pulihkan Bumi, para penerima Beasiswa Sobat Bumi akan mengimplementasikan langsung hasil pelatihan dengan memberikan trauma healing kepada korban terdampak bencana serta melakukan edukasi kesiapsiagaan bencana ke sekolah-sekolah.

Sementara itu, Aksi Tanam Pohon dilaksanakan sebagai upaya mitigasi dan pencegahan bencana, khususnya untuk mengurangi risiko banjir dan tanah longsor, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dengan menanam pohon penyerap karbon dan mangrove.

President Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, menyampaikan bahwa Aksi Sobat Bumi jilid kedua ini dirancang untuk menumbuhkan kepedulian sekaligus memperkuat upaya pencegahan bencana.

“Aksi Sobat Bumi jilid kedua ini mendorong kepekaan dan kepedulian para penerima Beasiswa Sobat Bumi terhadap korban bencana, sekaligus memperkuat upaya pencegahan agar bencana serupa tidak kembali terjadi. Melalui trauma healing, edukasi kesiapsiagaan bencana, dan aksi tanam pohon secara serentak, kami ingin memastikan pemulihan dan pencegahan berjalan beriringan,” tutup Agus.

Agustus lalu, Aksi Sobat Bumi jilid pertama, HUT ke-80 Republik Indonesia, mengusung semangat ketahanan pangan. Selain menanam 6460 bibit pohon mangrove dan daratan serta aksi pungut sampah 921 kilogram, para penerima beasiswa juga mewujudkan kemandirian pangan melalui instalasi 204 budi daya ikan dalam ember dengan 12.035 bibit ikan lele dan 5.123 benih sayur.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Adu Otak Anak SMK: Maxim x Disdik Jabar Gelar Kuis Cerdas Cermat di Bandung
BINUS SCHOOL Simprug Peroleh Akreditasi A
Perjalanan Kreatif Violetta Andani Berujung Manis di Wisuda ke-73 BINUS University
Berani Melangkah, Siap Mendunia: Cerita Inspiratif Mahasiswa BINUS @Alam Sutera yang Berkuliah di Taiwan
Dukung Kesehatan Mental Mahasiswa, BINUS @Malang Gelar Reset & Recharge: Mindfulness Yoga for Campus Life
International Relations BINUS University Perkuat Jejaring Global lewat EU Values International Conference, Hadirkan 80+ Peneliti dari 40 Perguruan Tinggi Dunia
Mahasiswa Arsitektur BINUS University Tampilkan Karya Visioner dan Human-Centered Design di Jakarta Architecture Festival (JAF) 2025
Warga Sridadi Purwakarta Mengeluh, Pemindahan Tiang PLN Berbiaya Rp.3.500.000

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Kental Nuansa Adat Sunda, Pernikahan Rini dan Azhar di Maison Grande Bandung Berlangsung Elegan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:49 WIB

PKL Tak Dilarang, Tapi Lapak Permanen di Trotoar Bakal Jadi Sasaran Penertiban

Jumat, 18 September 2026 - 17:11 WIB

Dugaan Penganiayaan Anggota LSM KOREK di BPN Kota Bandung, CCTV dan Saksi Diminta Diperiksa

Jumat, 18 September 2026 - 17:00 WIB

21. Satpam BPN Kota Bandung Diduga Dorong Anggota LSM KOREK, Polisi Mulai Tangani Laporan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:39 WIB

Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung Resmi Layani Pesawat Jet Mulai 14 Agustus, Garuda Indonesia Buka Rute Perdana Bandung-Denpasar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:31 WIB

KDM dan Kapolda Jabar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan, Termasuk Knalpot Brong dan Tramadol

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Sinergi Pemerintah, TNI, Polri, dan Masyarakat Jadi Kunci Ciptakan Kondisi Aman dan Kondusif

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Utamakan Hak Pendidikan, Wali Kota Pasang Badan Demi 900 Siswa SDN 026 Bojongloa

Berita Terbaru