Aliansi Mahasiswa SUCI Bergerak Gelar Refleksi Peringatan Hari HAM Sedunia

PAJAJARAN UPDATE

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025 - 23:05 WIB

50187 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Aliansi Mahasiswa Suci Bergerak memeringati hari Hak Asasi Manusia Sedunia dengan Tajuk “Mengukur Komitmen Negara Dalam Menjamin Hak Asasi Manusia” berlangsung di Universitas Ekuitas Bandung pada 10 Desember 2025.

Dalam diskusi tersebut sebagai Pemantik, Presma Universitas Sali Al-Aitaam, M.Indra Widjaya, Koorsunas Ketenagakerjaan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) TM.M Nurimtihan, dan Kabag Sospol BEM Universitas Sangga Buana, Ikhdam R Fadilah.

Dari rangkaian pemaparan dan diskusi tersebut, peserta(kita) mendapatkan gambaran bahwa persoalan hak asasi manusia bukan hanya soal aturan yang tertulis, tetapi juga soal bagaimana negara menjalankan komitmennya dalam realitas sosial.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara normatif, Indonesia memiliki perangkat hukum dan ratifikasi internasional yang cukup kuat.

Namun dalam praktiknya, masih terdapat banyak celah: lemahnya penegakan hukum, diskriminasi yang terselubung maupun terang-terangan, serta berbagai bentuk pelanggaran yang masih terjadi di tingkat struktural maupun kultural.

Pemantik juga menyoroti kondisi masyarakat dan perilaku manusia yang kadang menjadi sumber masalah. Pernyataan bahwa “manusia adalah sampah” muncul sebagai kritik keras terhadap perilaku, mentalitas, atau sistem sosial yang tidak berjalan sebagaimana mestinya,bukan untuk merendahkan martabat manusia, tetapi untuk merendahkan martabat manusia, tetapi untuk mengingatkan bahwa kerusakan sosial sering kali berawal dari kelalaian manusia itu sendiri.

Namun demikian, forum ini sepakat bahwa setiap manusia tetap memiliki martabat yang harus dihormati, dan kritik tersebut seharusnya menjadi pemicu untuk melakukan perbaikan, bukan untuk menghapus nilai kemanusiaan.

Diskusi ini juga menegaskan bahwa komitmen negara tidak boleh berhenti pada janji atau regulasi; ia harus hadir dalam tindakan nyata, kebijakan yang berpihak, serta penegakan hukum yang konsisten. Pada saat yang sama, masyarakat terutama mahasiswa, memiliki peran penting sebagai pengawas, pengkritik, dan penyeimbang agar negara tidak abai terhadap tanggung jawabnya.

Dengan bertepatan pada Hari Hak Asasi Manusia Sedunia, forum ini mengajak kita semua untuk terus menjaga kesadaran bahwa perjuangan HAM adalah perjuangan panjang yang membutuhkan keberanian moral, kejernihan berpikir, dan konsistensi dari seluruh elemen bangsa.

Sumber : Press release Aliansi Mahasiswa Suci Bergerak

Berita Terkait

Dugaan Penganiayaan Anggota LSM KOREK di BPN Kota Bandung, CCTV dan Saksi Diminta Diperiksa
21. Satpam BPN Kota Bandung Diduga Dorong Anggota LSM KOREK, Polisi Mulai Tangani Laporan
Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung Resmi Layani Pesawat Jet Mulai 14 Agustus, Garuda Indonesia Buka Rute Perdana Bandung-Denpasar
KDM dan Kapolda Jabar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan, Termasuk Knalpot Brong dan Tramadol
Sinergi Pemerintah, TNI, Polri, dan Masyarakat Jadi Kunci Ciptakan Kondisi Aman dan Kondusif
Utamakan Hak Pendidikan, Wali Kota Pasang Badan Demi 900 Siswa SDN 026 Bojongloa
Pemprov Jabar Kawal Pelaksanaan Program 3 Juta Rumah Agar Sejahterakan Rakya
Kang Andhy Tawarkan Peluang Kerja Internasional untuk Wartawan Jabar

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Pemkab Bekasi Dukung Pembangunan GOR Voli Bintang Mahameru Tirta Bhagasasi

Senin, 22 Desember 2025 - 15:30 WIB

JPDN dan GBR Minta Kapolres Metro Bekasi Baru Segera Tuntaskan Kasus Pengeroyokan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 16:58 WIB

PWI Bekasi Raya: Kekuasaan Busuk Bupati Bekasi Tak Layak Dipertahankan

Minggu, 12 Oktober 2025 - 19:21 WIB

Mengungkap Cagar Budaya Petilasan Makom Karomah Adipati Singa Perbangsa di Pasirtanjung Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru