Skandal MinyaKita: Legislator Demokrat Desak Pabrik Curang Ditutup dan Diproses Hukum

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Rabu, 12 Maret 2025 - 17:28 WIB

5043 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption:
Foto. Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, Legislator Demokrat Desak Pabrik Curang Ditutup dan Diproses Hukum, Rabu (12/03-2025)

Caption: Foto. Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, Legislator Demokrat Desak Pabrik Curang Ditutup dan Diproses Hukum, Rabu (12/03-2025)

Pajajaranupdate.com, Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, mendesak tindakan tegas terhadap produsen minyak goreng MinyaKita yang terbukti mengurangi volume isi dalam kemasan.

Politikus yang akrab disapa Hero ini menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh hanya menutup pabrik, tetapi juga harus membawa kasus ini ke ranah hukum agar ada efek jera.

Ia meminta Menteri Perdagangan segera turun tangan dan mengambil langkah konkret dalam mengusut praktik curang ini.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Izin usaha mereka harus dicabut segera. Saya yakin Pak Menteri memahami seriusnya persoalan ini. Aparat terkait harus segera menutup pabrik, membatalkan pola kerja sama, serta menjatuhkan sanksi tegas,” ujar Hero, Rabu (12/3-2025).

Hero menilai praktik pengurangan isi kemasan ini bukan sekadar kesalahan teknis, tetapi sudah tergolong kejahatan yang harus diproses hukum. Ia juga mengungkap bahwa selain kasus yang mencuat di Depok, dugaan pelanggaran serupa juga ditemukan di Karawang, Jawa Barat.

“Tidak cukup hanya sanksi administratif. Ini sudah masuk kategori pemalsuan dan harus dilaporkan ke penegak hukum,” tegasnya.

Kasus ini terkuak setelah banyak masyarakat mengeluhkan ketidaksesuaian isi dengan takaran yang tertera di kemasan MinyaKita.

“Kami mendesak pemerintah untuk segera bertindak agar konsumen tidak terus dirugikan. Apalagi menjelang Idul Fitri, kebutuhan minyak goreng meningkat,” pungkas Hero. (**)

Berita Terkait

DPP LIPPI: Stop Framing Menyesatkan Terhadap Zulkifli Hasan, Narasi Negatif Itu adalah Hoaks
Wamendagri Membuka Acara Rapat Pimpinan Nasional Asosiasi Keluarga Pers Indonesia ( AKPERSI)
Ledia Hanifa, Kemenbud, dan Wali Kota Farhan Tegaskan Diplomasi Budaya Pilar Ketahanan Nasional
Momentum Idul Fitri, PDBN, PGSI dan RSINU Gandeng Bank BTN, Gelar Khitan Massal Gratis Tahap Kedua
Keras! DPP LIPPI Sebut Pernyataan Saiful Mujani Berpotensi Makar, Dorong Aparat Tangkap
Hati-hati Operasi Dorong Kenaikan BBM, Diduga Bermuatan Politik untuk Melemahkan Pemerintahan Presiden Prabowo
Ketum IWO Indonesia Ajak Masyarakat Awasi Kinerja Mitra Program Makan Bergizi Gratis
Waspada Penunggang Gelap! Lewat Kasus Aktivis KontraS, Framing Kepada Panglima TNI

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:30 WIB

Tanggapi Isu Negatif, Kalapas Labuhan Ruku Pastikan Dugaan Narapidana Kendalikan Narkoba adalah Hoaks

Rabu, 22 April 2026 - 16:56 WIB

Kalapas Baru Binjai Langsung Tancap Gas, Mukaffi Fokus Penguatan Keamanan dan Pembinaan Warga Binaan

Selasa, 21 April 2026 - 13:49 WIB

Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda

Selasa, 21 April 2026 - 11:47 WIB

Kalapas Pimpin Apel Ikrar Deklarasi Zero HALINAR, Komitmen Lapas Pancur Batu Wujudkan Pemasyarakatan Bersih dan Berintegritas

Selasa, 7 April 2026 - 17:25 WIB

Mantan Warga Binaan Bongkar Fakta: Tuduhan “Napi Jadi Raja Kecil” di Rutan Tanjung Pura Dinilai Hoaks dan Fitnah Sensasional

Selasa, 7 April 2026 - 03:43 WIB

Sambut HBP ke-62, Lapas Binjai Gelar Tes Urine Mendadak Pegawai, Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba

Selasa, 7 April 2026 - 02:46 WIB

Sambut HBP ke-62, Lapas Binjai Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Halinar

Sabtu, 4 April 2026 - 21:32 WIB

Sidang Pembuktian Rabusin Ariga Lingga: Kejanggalan Surat Bukti dan Penahanan Jadi Sorotan

Berita Terbaru