EW-LMND Sultra Serukan Konsolidasi Rakyat Tolak Soeharto Sebagai Pahlawan Nasional

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Senin, 3 November 2025 - 21:06 WIB

5078 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kendari – Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW-LMND) Sulawesi Tenggara menyampaikan seruan terbuka kepada mahasiswa dan rakyat untuk menolak wacana penetapan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional. EW-LMND Sultra menilai bahwa upaya tersebut merupakan langkah pemolesan sejarah yang mengabaikan kejahatan kemanusiaan dan kerusakan demokrasi yang terjadi selama rezim Orde Baru.

Ketua EW-LMND Sultra, [Bung Halim], menegaskan bahwa gelar Pahlawan Nasional tidak dapat diberikan kepada sosok yang memimpin rezim penuh pelanggaran HAM, pembungkaman ruang demokrasi, dan korupsi terstruktur.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita tidak boleh membiarkan sejarah bangsa ini direkayasa sesuai kepentingan elite. Soeharto bukan simbol perjuangan rakyat, melainkan representasi kekuasaan otoriter. Memberikannya gelar pahlawan adalah bentuk pengkhianatan terhadap memori korban dan perjuangan reformasi,” tegasnya.

Menurut EW-LMND Sultra, penderitaan yang dihasilkan oleh kekuasaan Soeharto bukan sekadar peristiwa masa lalu, tetapi meninggalkan warisan luka sosial yang masih terasa hingga saat ini. Sistem ekonomi dan politik yang dibangun pada masa Orde Baru telah melahirkan oligarki, yang kini menguasai sumber daya publik dan melemahkan kedaulatan rakyat.

“Bicara Soeharto bukan hanya bicara masa lalu, tetapi bicara struktur ketidakadilan yang hari ini masih mengendalikan arah bangsa. Karena itu penolakan ini bukan nostalgia perlawanan, tetapi kebutuhan politik untuk menyelamatkan demokrasi,” tambah [Bung Halim].

Seruan EW-LMND Sultra:

EW-LMND Sultra mengajak:

Mahasiswa, untuk tetap menjadi barisan kritis dan pengawal demokrasi.

Organisasi kepemudaan dan gerakan rakyat, untuk memperkuat konsolidasi perlawanan.

Masyarakat luas, untuk menolak pemutihan sejarah dan rekayasa legitimasi politik.

Tuntutan Utama:

1. EW-LMND Sultra menolak keras rencana pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto.

2. Tuntaskan pelanggaran HAM rezim Orde Baru secara hukum dan politik.

3. Hentikan upaya kebangkitan kembali gaya kekuasaan Orde Baru dalam pemerintahan hari ini.

EW-LMND Sultra menegaskan bahwa sejarah tidak boleh direduksi menjadi alat politik para elite, dan ingatan rakyat harus terus dijaga sebagai bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan.

“Kita harus tetap ingat, tetap bersuara, dan tetap melawan. Karena bangsa yang membiarkan sejarahnya dipalsukan sedang menggali kuburannya sendiri.”

Laporan : Redaksi

Berita Terkait

Prof Sutan Nasomal SH, MH, Soroti Klarifikasi Suami Fenny Frans, Jangan Alihkan Pokok Persoalan, Permintaan Maaf Terbuka Dinilai Lebih Tepat
Wakil Direktur (PBC) Purwakarta Budgeting Control Irwan Ardiansah Angkat Bicara Soal PLTS Rp18 Miliar di 20 Puskesmas Purwakarta: Harus Diusut Tuntas!
Koperasi Merah Putih di Jambi Hadapi Tantangan Keberlanjutan dan Tata Kelola
Dua Dugaan Skandal Di Dinkes: Publik Desak Kejari Purwakrta Usut Tuntas PLTS Dan BOK
Publik Menantikan Nyali Kejari Baru, Bongkar Skandal PLTS Dinkes Rp 18 Miliar
Musim Kemarau Panjang Picu Kebakaran Hutan Lindung Gunung Burangrang Purwakrta
Dituduh Gelapkan Dana Desa, Kepala Desa Rindu Hati Siap Tempuh Jalur Hukum
Pengabdian kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Kental Nuansa Adat Sunda, Pernikahan Rini dan Azhar di Maison Grande Bandung Berlangsung Elegan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:49 WIB

PKL Tak Dilarang, Tapi Lapak Permanen di Trotoar Bakal Jadi Sasaran Penertiban

Jumat, 18 September 2026 - 17:11 WIB

Dugaan Penganiayaan Anggota LSM KOREK di BPN Kota Bandung, CCTV dan Saksi Diminta Diperiksa

Jumat, 18 September 2026 - 17:00 WIB

21. Satpam BPN Kota Bandung Diduga Dorong Anggota LSM KOREK, Polisi Mulai Tangani Laporan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:39 WIB

Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung Resmi Layani Pesawat Jet Mulai 14 Agustus, Garuda Indonesia Buka Rute Perdana Bandung-Denpasar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:31 WIB

KDM dan Kapolda Jabar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan, Termasuk Knalpot Brong dan Tramadol

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Sinergi Pemerintah, TNI, Polri, dan Masyarakat Jadi Kunci Ciptakan Kondisi Aman dan Kondusif

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Utamakan Hak Pendidikan, Wali Kota Pasang Badan Demi 900 Siswa SDN 026 Bojongloa

Berita Terbaru