EW-LMND Sultra Serukan Konsolidasi Rakyat Tolak Soeharto Sebagai Pahlawan Nasional

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Senin, 3 November 2025 - 21:06 WIB

5046 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kendari – Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW-LMND) Sulawesi Tenggara menyampaikan seruan terbuka kepada mahasiswa dan rakyat untuk menolak wacana penetapan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional. EW-LMND Sultra menilai bahwa upaya tersebut merupakan langkah pemolesan sejarah yang mengabaikan kejahatan kemanusiaan dan kerusakan demokrasi yang terjadi selama rezim Orde Baru.

Ketua EW-LMND Sultra, [Bung Halim], menegaskan bahwa gelar Pahlawan Nasional tidak dapat diberikan kepada sosok yang memimpin rezim penuh pelanggaran HAM, pembungkaman ruang demokrasi, dan korupsi terstruktur.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita tidak boleh membiarkan sejarah bangsa ini direkayasa sesuai kepentingan elite. Soeharto bukan simbol perjuangan rakyat, melainkan representasi kekuasaan otoriter. Memberikannya gelar pahlawan adalah bentuk pengkhianatan terhadap memori korban dan perjuangan reformasi,” tegasnya.

Menurut EW-LMND Sultra, penderitaan yang dihasilkan oleh kekuasaan Soeharto bukan sekadar peristiwa masa lalu, tetapi meninggalkan warisan luka sosial yang masih terasa hingga saat ini. Sistem ekonomi dan politik yang dibangun pada masa Orde Baru telah melahirkan oligarki, yang kini menguasai sumber daya publik dan melemahkan kedaulatan rakyat.

“Bicara Soeharto bukan hanya bicara masa lalu, tetapi bicara struktur ketidakadilan yang hari ini masih mengendalikan arah bangsa. Karena itu penolakan ini bukan nostalgia perlawanan, tetapi kebutuhan politik untuk menyelamatkan demokrasi,” tambah [Bung Halim].

Seruan EW-LMND Sultra:

EW-LMND Sultra mengajak:

Mahasiswa, untuk tetap menjadi barisan kritis dan pengawal demokrasi.

Organisasi kepemudaan dan gerakan rakyat, untuk memperkuat konsolidasi perlawanan.

Masyarakat luas, untuk menolak pemutihan sejarah dan rekayasa legitimasi politik.

Tuntutan Utama:

1. EW-LMND Sultra menolak keras rencana pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto.

2. Tuntaskan pelanggaran HAM rezim Orde Baru secara hukum dan politik.

3. Hentikan upaya kebangkitan kembali gaya kekuasaan Orde Baru dalam pemerintahan hari ini.

EW-LMND Sultra menegaskan bahwa sejarah tidak boleh direduksi menjadi alat politik para elite, dan ingatan rakyat harus terus dijaga sebagai bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan.

“Kita harus tetap ingat, tetap bersuara, dan tetap melawan. Karena bangsa yang membiarkan sejarahnya dipalsukan sedang menggali kuburannya sendiri.”

Laporan : Redaksi

Berita Terkait

Tembus 4 Ton, Polsek Tapung Hilir Sukses Kawal Panen Jagung 6 Desa Dukung Ketahanan Pangan
Keluarga Tahanan Fanny Ismail Terima Kematian Dengan Ikhlas, Lapas Labuhan Ruku Bantah Pemberitaan Negatif
Dukung Kemandirian Warga Binaan, Ketua TP PKK Kabupaten Batu Bara Serahkan Alat Tenun di Lapas Labuhan Ruku
Polrestabes Medan Diminta Hadirkan Saksi Yoga dan Putri Mutiara Dalam Sidang Prapradilan Kasus Korban Pencurian Yang Disuruh Polisi Nangkap Pelaku Disulap Jadi Tersangka !
Wartawan Korban Pencurian di Pancur Batu Disulap Jadi Tersangka, Polrestabes Medan Dipraperadilan, Masyarakat : Tolong Berikan Keadilan Bagi Korban Pencurian !
Pemberitaan Mencederai Lapas Labuhan Ruku – Kalapas Laporkan ke Dewan Pers, YLBH-CNI Siap Hukum
Tanggapi Isu Negatif, Kalapas Labuhan Ruku Pastikan Dugaan Narapidana Kendalikan Narkoba adalah Hoaks
Kalapas Baru Binjai Langsung Tancap Gas, Mukaffi Fokus Penguatan Keamanan dan Pembinaan Warga Binaan

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:23 WIB

Keluarga Tahanan Fanny Ismail Terima Kematian Dengan Ikhlas, Lapas Labuhan Ruku Bantah Pemberitaan Negatif

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:26 WIB

Dukung Kemandirian Warga Binaan, Ketua TP PKK Kabupaten Batu Bara Serahkan Alat Tenun di Lapas Labuhan Ruku

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:30 WIB

Polrestabes Medan Diminta Hadirkan Saksi Yoga dan Putri Mutiara Dalam Sidang Prapradilan Kasus Korban Pencurian Yang Disuruh Polisi Nangkap Pelaku Disulap Jadi Tersangka !

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:24 WIB

Wartawan Korban Pencurian di Pancur Batu Disulap Jadi Tersangka, Polrestabes Medan Dipraperadilan, Masyarakat : Tolong Berikan Keadilan Bagi Korban Pencurian !

Senin, 4 Mei 2026 - 17:18 WIB

Pemberitaan Mencederai Lapas Labuhan Ruku – Kalapas Laporkan ke Dewan Pers, YLBH-CNI Siap Hukum

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:30 WIB

Tanggapi Isu Negatif, Kalapas Labuhan Ruku Pastikan Dugaan Narapidana Kendalikan Narkoba adalah Hoaks

Rabu, 22 April 2026 - 16:56 WIB

Kalapas Baru Binjai Langsung Tancap Gas, Mukaffi Fokus Penguatan Keamanan dan Pembinaan Warga Binaan

Selasa, 21 April 2026 - 15:10 WIB

Sapa Warga Binaan, Pih. Kepala Lapas Narkotika Langkat Tinjau Langsung Sarpras dan Pembinaan Kemandirian

Berita Terbaru