EW-LMND Sultra Serukan Konsolidasi Rakyat Tolak Soeharto Sebagai Pahlawan Nasional

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Senin, 3 November 2025 - 21:06 WIB

5059 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kendari – Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW-LMND) Sulawesi Tenggara menyampaikan seruan terbuka kepada mahasiswa dan rakyat untuk menolak wacana penetapan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional. EW-LMND Sultra menilai bahwa upaya tersebut merupakan langkah pemolesan sejarah yang mengabaikan kejahatan kemanusiaan dan kerusakan demokrasi yang terjadi selama rezim Orde Baru.

Ketua EW-LMND Sultra, [Bung Halim], menegaskan bahwa gelar Pahlawan Nasional tidak dapat diberikan kepada sosok yang memimpin rezim penuh pelanggaran HAM, pembungkaman ruang demokrasi, dan korupsi terstruktur.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita tidak boleh membiarkan sejarah bangsa ini direkayasa sesuai kepentingan elite. Soeharto bukan simbol perjuangan rakyat, melainkan representasi kekuasaan otoriter. Memberikannya gelar pahlawan adalah bentuk pengkhianatan terhadap memori korban dan perjuangan reformasi,” tegasnya.

Menurut EW-LMND Sultra, penderitaan yang dihasilkan oleh kekuasaan Soeharto bukan sekadar peristiwa masa lalu, tetapi meninggalkan warisan luka sosial yang masih terasa hingga saat ini. Sistem ekonomi dan politik yang dibangun pada masa Orde Baru telah melahirkan oligarki, yang kini menguasai sumber daya publik dan melemahkan kedaulatan rakyat.

“Bicara Soeharto bukan hanya bicara masa lalu, tetapi bicara struktur ketidakadilan yang hari ini masih mengendalikan arah bangsa. Karena itu penolakan ini bukan nostalgia perlawanan, tetapi kebutuhan politik untuk menyelamatkan demokrasi,” tambah [Bung Halim].

Seruan EW-LMND Sultra:

EW-LMND Sultra mengajak:

Mahasiswa, untuk tetap menjadi barisan kritis dan pengawal demokrasi.

Organisasi kepemudaan dan gerakan rakyat, untuk memperkuat konsolidasi perlawanan.

Masyarakat luas, untuk menolak pemutihan sejarah dan rekayasa legitimasi politik.

Tuntutan Utama:

1. EW-LMND Sultra menolak keras rencana pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto.

2. Tuntaskan pelanggaran HAM rezim Orde Baru secara hukum dan politik.

3. Hentikan upaya kebangkitan kembali gaya kekuasaan Orde Baru dalam pemerintahan hari ini.

EW-LMND Sultra menegaskan bahwa sejarah tidak boleh direduksi menjadi alat politik para elite, dan ingatan rakyat harus terus dijaga sebagai bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan.

“Kita harus tetap ingat, tetap bersuara, dan tetap melawan. Karena bangsa yang membiarkan sejarahnya dipalsukan sedang menggali kuburannya sendiri.”

Laporan : Redaksi

Berita Terkait

Dituduh Gelapkan Dana Desa, Kepala Desa Rindu Hati Siap Tempuh Jalur Hukum
Pengabdian kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo
Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Aksi Demo Jilit II, Kesal Karena Selalu Dibohongi, Puluhan Masa Jemur BH Wanita di Depan Pintu Masuk Polrestabes Medan
Diduga Langgar UU Lambang Negara dan Intimidasi Pers, Kelakuan Oknum Pemdes Sumber Sari Pemantik Kemarahan GWI
Dukung Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Teluk Meranti Dampingi Petani Rawat Cabai
80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat
Deklarasi Bersejarah di Kota Bogor: Pelajar STM/SMK Bersatu Lawan Tawuran, Bullying dan Narkoba

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:41 WIB

Pemkab Bekasi Larang Keras Pungli dan Jual Beli Kursi di SPMB 2026/2027

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:00 WIB

Tingkatkan Mutu Guru, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Evaluasi Kinerja Kurikulum SD

Minggu, 19 April 2026 - 09:50 WIB

JEJAK SETAPAK PELAYAN RUMAH TUHAN

Jumat, 17 April 2026 - 19:19 WIB

70 TKA Tak Dideportasi, Disinyalir Ada Permainan

Selasa, 14 April 2026 - 21:26 WIB

Galian Kabel Optik di Jalan Lingkar Sukatani Abaikan K3, Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 8 April 2026 - 21:38 WIB

“No Money, No Project!” Terungkap 154 Paket Proyek Mengalir Ke SRJ di Tahun 2024

Rabu, 8 April 2026 - 08:56 WIB

Apresiasi Mengalir untuk KPK dan PN Tipikor Bandung Atas Pengungkapan Kasus Korupsi APBD Bekasi

Sabtu, 4 April 2026 - 13:50 WIB

Polisi Bantah Langgar SOP, Kegagalan Disebabkan Tak Ada Pejabat Eksekutif Temui Pendemo

Berita Terbaru