Liburan Sekolah, Jabar Waspadai Potensi Kenaikan Harga dan Gangguan Distribusi Pangan

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Jumat, 27 Juni 2025 - 16:02 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liburan Sekolah, Jabar Waspadai Potensi Kenaikan Harga dan Gangguan Distribusi Pangan

KOTA BANDUNG – Provinsi Jawa Barat mencatatkan deflasi sebesar 0,32 persen pada Mei 2025 (_month-to-month_). Secara tahunan (_year-on-year_), inflasi tercatat 1,47 persen atau berada di bawah kisaran target nasional 2,5 ±1 persen (yoy).

Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jabar Budi Kurnia menjelaskan bahwa deflasi dipicu oleh turunnya harga pada kelompok pengeluaran makanan dan minuman, tembakau, transportasi, serta perlengkapan rumah tangga.

“Kelompok yang mendorong deflasi di Jabar, yaitu dari kelompok makanan, minuman, tembakau, transportasi, serta pemeliharaan rutin rumah tangga,” kata Budi Kurnia dalam Rapat Koordinasi Dwimingguan Ke-9 Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota Se-Jawa Barat secara daring, Kamis (26/6/2025).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Budi juga mengingatkan adanya potensi kenaikan harga selama masa libur sekolah. Menurutnya, peningkatan aktivitas masyarakat selama liburan bisa mendorong naiknya permintaan terhadap bahan pokok seperti beras, cabai, bawang, dan daging, yang cenderung sensitif terhadap fluktuasi harga.

“Liburan sekolah biasanya diikuti dengan tingginya mobilitas masyarakat. Ini bisa mendorong naiknya permintaan BBM, transportasi, dan akomodasi sehingga berisiko meningkatkan harga pada sektor-sektor tersebut,” ujarnya.

Selain itu, Budi menyoroti potensi gangguan distribusi pangan, terutama di daerah tujuan wisata yang rawan kemacetan. Hal ini bisa berdampak pada pasokan dan ketersediaan stok pangan di sejumlah wilayah.

Ia juga mengingatkan kemungkinan terjadinya perilaku belanja berlebihan masyarakat selama liburan yang dapat memicu spekulasi harga di tingkat pedagang.

Sementara itu Tati Mustika Dewi dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jabar menyampaikan, produksi padi di Jawa Barat mengalami peningkatan pada periode Januari hingga Juli 2025.

Dibanding periode yang sama tahun 2024, produksi padi meningkat sebesar 938.223 ton. Hal ini diiringi dengan bertambahnya luas panen sebesar 160.930 hektare.

“Luas panen padi di Jabar selama Januari hingga Juli 2025 diperkirakan mencapai 1.048.590 hektare, naik sekitar 18,13 persen dibanding periode yang sama tahun 2024. Kenaikan terbesar terjadi di Kabupaten Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, dan Subang,” kata Tati.

*Aman dan surplus*

Nenny Fasyaini dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jabar menyebutkan, ketersediaan 12 komoditas pangan strategis di bulan Juni 2025 dalam kondisi aman dan surplus. Namun, pada Juli diperkirakan lima komoditas pangan, yakni kedelai, bawang merah, bawang putih, gula konsumsi, dan minyak goreng akan mengalami defisit karena pasokan dari luar daerah belum masuk. Distribusi pangan dari luar Jabar perlu dipastikan lancar agar stok tetap terjaga.

Kemudian perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat Ria menyampaikan bahwa harga sebagian besar kebutuhan pokok di Jabar masih relatif stabil. Meski ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, tapi masih relatif terkendali.

Sementara itu berdasarkan laporan dari Perum Bulog kanwil Jabar yang disampaikan Mujahidin, persediaan stok beras yang berada di sembilan Kantor Cabang (Kancab) di Jawa Barat masih cukup tinggi, di antaranya di Kancab Karawang 139.691 ton, Subang 569.051 ton, Cirebon 187.571 ton, dan Bandung 35.941 ton. Selain beras, Bulog juga menyimpan 86.069 kg, minyak goreng 246.141 liter, serta tepung terigu 22.274 kg.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar memprediksi akan terjadi lonjakan kunjungan wisatawan selama libur panjang sekolah, baik dari warga lokal Jabar maupun luar daerah. Salah satu destinasi yang diprediksi ramai adalah Pantai Pangandaran.

Untuk mengantisipasi kepadatan di lokasi wisata, Dinas Perhubungan Jabar telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna menjaga kelancaran arus lalu lintas dan keamanan di lapangan.

Sementara itu Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar melaporkan bahwa setelah dua bulan berturut-turut mengalami inflasi cukup tinggi, Jawa Barat kembali mengalami deflasi pada Mei 2025. Inflasi bulanan (_month to month_) Mei 2025 sebesar -0,32 persen, yang berarti mengalami deflasi.

Deflasi pada Mei 2025 menahan laju inflasi Jabar secara tahunan. Inflasi tahun kalender (_year to date_) sebesar 0,98 persen dan inflasi tahun ke tahun (yoy) sebesar 1,47 persen.

Komoditas yang mendorong deflasi antara lain cabai rawit, bawang merah, cabai merah, daging ayam ras, dan bawang putih. Secara kelompok pengeluaran ada tiga kelompok yang mengalami deflasi _month to month_, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau, kelompok transportasi, dan kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga.

(Usman)**

Berita Terkait

Khawatir Penutupan, Petani Sinumra Minta Pemerintah Campur Tangan
Pemerintah Targetkan 15.000 Hunian untuk Korban Banjir Sumatra Rampung Tiga Bulan
KAI Daop 2 Bandung Umumkan KAI Tebar Promo Jelang Natal dan Tahun Baru
Harmoni dalam Doa: Ribuan Umat Beragama di Bandung Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Kota
Jelang Kepadatan Penumpang pada Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Daop 2 Bandung Himbau Pelanggan Bawa Barang Secukupnya
Dialog Publik Refleksi Akhir Tahun 2025: Kabupaten Bogor Menatap Masa Depan
Pengakuan PPID soal absennya dokumen inti proyek memicu desakan audit dan pengujian legalitas proyek Rp9,7 miliar
Serah Terima Jabatan Lurah Nagri Kidul, Sekretaris Kecamatan Purwakarta Harapkan Kinerja Lebih Baik

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 02:50 WIB

Akses Jalan Rikit Gaib–Pantan Cuaca Masih Terputus, Polisi Lakukan Pengamanan dan Pantau Perkembangan

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:45 WIB

Wujudkan Swasembada Pangan, Polda Riau Panen Raya Jagung Serentak di Kampar

Senin, 29 Desember 2025 - 18:42 WIB

Kapolda Riau dan Danrem 031/Wira Bima Dorong Penyelesaian TNTN Berbasis Kolaborasi dan Pendekatan Humanis

Senin, 29 Desember 2025 - 14:46 WIB

Kapolda Riau Sampaikan Langsung Rilis Akhir Tahun 2025, Polda Riau Catat Penurunan Kejahatan dan Penguatan Green Policing

Senin, 29 Desember 2025 - 14:06 WIB

SKPK Mengeluh Honor Perjalanan Dinas dan ATK Ditahan Keuangan Gayo Lues

Minggu, 28 Desember 2025 - 20:57 WIB

PW GPA Sultra Refleksi Akhir Tahun Sebagai Bentuk Kepedulian Terhadap Arah Pembangunan Bangsa dan Penegalan hukum di Indonesia

Jumat, 26 Desember 2025 - 14:48 WIB

Banops TIK Polda Riau Pastikan Kesiapan Teknologi Dukung Operasi Lilin LK-2025

Senin, 22 Desember 2025 - 13:54 WIB

Oknum Ketua RT di Desa Tondonggito Diduga Lakukan Pengancaman Terhadap Warga

Berita Terbaru