Strategi Cerdas Herman Khaeron untuk Mudik Lebaran 2025 yang Lebih Lancar

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Rabu, 19 Maret 2025 - 15:16 WIB

5064 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption :
Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, mengusulkan serangkaian strategi inovatif untuk memastikan perjalanan mudik 2025 lebih tertata dan nyaman, Rabu (19/03-2025).

Caption : Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, mengusulkan serangkaian strategi inovatif untuk memastikan perjalanan mudik 2025 lebih tertata dan nyaman, Rabu (19/03-2025).

Pajajaranupdate.com, Jakarta – Arus mudik dan balik Lebaran kerap menjadi tantangan besar, terutama dengan lonjakan volume kendaraan di jalan tol. Menyadari hal ini, Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, mengusulkan serangkaian strategi inovatif untuk memastikan perjalanan mudik 2025 lebih tertata dan nyaman.

Salah satu gagasan utama yang diajukannya adalah pemberian diskon tarif tol sebesar 20%, tidak hanya pada puncak arus mudik dan balik—yang diprediksi terjadi pada 28 Maret (H-3) dan 6 April (H+5)—tetapi juga di hari-hari sebelum dan sesudahnya. Langkah ini bertujuan untuk menyebar kepadatan kendaraan sehingga tidak terjadi penumpukan di hari tertentu.

“Dengan skema diskon ini, kita harapkan pemudik lebih fleksibel dalam memilih waktu perjalanan, sehingga kemacetan bisa dikurangi,” ungkap Herman, dikutip dari dpr.go.id pada Rabu (19/3).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain kebijakan tarif tol, Herman menyoroti kesiapan infrastruktur jalan tol, termasuk peran Menteri Koordinator Infrastruktur, Agus Harimurti Yudhoyono, dalam meningkatkan koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi lonjakan pemudik yang diprediksi lebih besar dibanding tahun sebelumnya.

Ia juga menyoroti pentingnya stok BBM yang mencukupi, mengingat kendaraan yang kehabisan bahan bakar sering menjadi penyebab kemacetan. Ia meminta PT Pertamina (Persero) untuk memastikan ketersediaan BBM serta menambah armada pengiriman menggunakan sepeda motor ke titik-titik rawan macet.

“Kendaraan yang mogok karena kehabisan BBM sering kali memperparah kemacetan. Ini harus menjadi perhatian serius agar perjalanan tetap lancar,” tegasnya.

Herman juga mengusulkan penambahan mobile toilet di sepanjang jalur mudik, terutama di luar rest area utama, untuk mengurangi antrean panjang yang kerap menjadi sumber ketidaknyamanan pemudik.

Di sisi pengelolaan lalu lintas, ia menyoroti penerapan sistem contraflow, yang dinilai perlu ditangani dengan lebih baik agar tidak menciptakan titik kemacetan baru di jalur keluar.

“Evaluasi harus dilakukan agar contraflow benar-benar efektif dan tidak justru memperburuk kondisi lalu lintas,” ujarnya.

Optimalisasi Exit Tol untuk Menghindari Penumpukan Kendaraan

Sebagai langkah tambahan, Herman menekankan pentingnya optimalisasi pintu keluar tol untuk mencegah antrean panjang yang bisa menghambat jalur utama. Ia meminta koordinasi yang lebih baik antara petugas di sekitar exit tol agar kendaraan dapat bergerak lebih cepat dan lancar.

Dengan berbagai strategi ini, Herman berharap mudik Lebaran 2025 akan berlangsung lebih aman, nyaman, dan efisien.

“Semua pihak harus bekerja sama agar para pemudik bisa sampai ke kampung halaman dengan selamat dan tanpa hambatan berarti,” pungkasnya. (**

Berita Terkait

Profesor Sutan Nasomal Yakini Presiden Prabowo Subianto Mendukung Pemekaran Daerah Secepatnya Masyarakat Menunggu Dengan Sangat !!
Sulit Ditemui Wartawan, Kebijakan Humas Kemenimipas Alokasi Anggaran Publikasi Diduga Tebang Pilih
PW GPA Jakarta: Hoaks Penangkapan Kepala BGN Menyesatkan Publik, Masyarakat Diminta Tak Terprovokasi
Rumah Moderasi Bersama Polri Serukan Orang Tua Aktif Melindungi Anak Dari Bahaya Radikalisme Diruang Digital
PMAKI Gelar Bimbingan Teknis Peran Serta Masyarakat dalam Pemberantasan Korupsi, Tekankan Penguatan Integritas Pendidikan dan Kepemimpinan Berintegritas
Dalam Kaca Mata Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal SH. MH, Diduga Tipikor Rp 3.5 Triliun di Tubuh PT RIAU PETROLEUM : MEDIA ADALAH PESAN UNTUK PRESIDEN RI
Profesor Sutan Nasomal Minta Presiden RI Tugaskan Kementerian Tangani Transaksi Jual Beli Onlen Agar Tipu Tipu Ditangkap!!!
Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 20:09 WIB

Koperasi Merah Putih di Jambi Hadapi Tantangan Keberlanjutan dan Tata Kelola

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Dua Dugaan Skandal Di Dinkes: Publik Desak Kejari Purwakrta Usut Tuntas PLTS Dan BOK

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Musim Kemarau Panjang Picu Kebakaran Hutan Lindung Gunung Burangrang Purwakrta

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:54 WIB

Dituduh Gelapkan Dana Desa, Kepala Desa Rindu Hati Siap Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:38 WIB

Pengabdian kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:10 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:38 WIB

Aksi Demo Jilit II, Kesal Karena Selalu Dibohongi, Puluhan Masa Jemur BH Wanita di Depan Pintu Masuk Polrestabes Medan

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:22 WIB

Diduga Langgar UU Lambang Negara dan Intimidasi Pers, Kelakuan Oknum Pemdes Sumber Sari Pemantik Kemarahan GWI

Berita Terbaru