Mediasi Kasus Dugaan Pengeroyokan di Masjid Saat Tadarus Masih Berlanjut Meski Sempat Tertunda, Mediasi Terus Dilakukan

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Sabtu, 8 Maret 2025 - 22:39 WIB

5038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bener Meriah – Upaya mediasi kasus pengeroyokan di sebuah masjid di Kampung Bener Kelipah Selatan, Kecamatan Bener Kelipah, Kabupaten Bener Meriah, tetap dilanjutkan meskipun sempat tertunda akibat meninggalnya ayah salah satu korban saat menghadiri pertemuan perdamaian.

Armanysah, warga Kampung Bener Kelipah Selatan, mengalami sesak napas hingga pingsan saat mediasi berlangsung pada Selasa (4/3/2025). Meskipun sempat dibawa pulang, nyawanya tak tertolong. Keluarga mengonfirmasi bahwa Armanysah memiliki riwayat penyakit jantung.

Kasus pengeroyokan ini terjadi pada Minggu (2/3/2025) sekitar pukul 01.00 WIB dan viral di media sosial. Dalam rekaman video yang beredar, terlihat sekelompok remaja masuk ke dalam masjid dan menyerang sejumlah pelajar yang sedang tadarus tanpa perlawanan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Bandar, Ipda Gunawan AD, dalam keterangannya pada Kamis (6/3/2025), membenarkan kejadian tersebut. Ia mengungkapkan bahwa lima remaja dari Kampung Gunung Musara diduga sebagai pelaku pengeroyokan, yakni YN (16), TA (16), AK (16), RD (16), dan IN (16). Sedangkan korban pengeroyokan adalah Candra (16), Hairul Hadi (16), dan Ikram (16), yang berasal dari Kampung Bener Kelipah Selatan.

Motif pengeroyokan masih dalam penyelidikan, tetapi aparat kampung terus mengupayakan perdamaian. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing provokasi akibat viralnya video ini. Kepolisian akan terus mengawal proses mediasi agar masalah ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, jika tidak ada kesepakatan, pihak keluarga korban dapat menempuh jalur hukum,” ujar Ipda Gunawan.

Hingga saat ini, mediasi masih berlangsung dengan harapan menemukan solusi terbaik demi menjaga kondusifitas di masyarakat.

Narasumber Pewarta: Tim Red. Editor Red: Egha.

Berita Terkait

Momentum Idul Fitri, PDBN, PGSI dan RSINU Gandeng Bank BTN, Gelar Khitan Massal Gratis Tahap Kedua
Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU Optimalisasi Sertipikas Tanah Wakaf
PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Apresiasi Kakorlantas Polri, Arus Mudik Lebaran 2026 Berjalan Aman dan Lancar
Polda Metro Jaya Vs Faisal Amsir, Ujian Nyata Nyali Polisi Tangkap Burnonan Pelecehan Perempuan
Penjajahan Gaya Baru di Aspal Ibu Kota, Ranny Fahd A Rafiq Bongkar Siasat ‘Biaya Siluman’ yang Memiskinkan Rakyat.
Mewariskan Rantai atau Kedaulatan? Catatan Air Mata Fahd A Rafiq untuk Anak Cucu di Tanah Kaya yang Tergadai
Instruksi Siaga 1 TNI Tuai Dukungan, PW GP Al Washliyah DKI Jakarta: Bentuk Kesiapsiagaan Lindungi Negara
PW GP Al Washliyah DKI: Pernyataan Kepala BNN RI soal Vape dan NPS Harus Jadi Alarm Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 16:05 WIB

Siliwangi Santri Camp, Sekjen Kementan, Dr Suwandi, Ketahanan Pangan, MBG, Kodam III Siliwangi, Santri, Hilirisasi

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Silaturahmi Gaya Siliwangi: Pangdam Kosasih Gaungkan “Dua Tangan” di Halal Bihalal FKPPI Jabar

Kamis, 16 April 2026 - 18:53 WIB

FKPPI Kota Bandung Halal Bihalal: Ajak Kader Solid, Siap Jawab Tantangan Kota

Kamis, 16 April 2026 - 14:52 WIB

Adu Otak Anak SMK: Maxim x Disdik Jabar Gelar Kuis Cerdas Cermat di Bandung

Selasa, 14 April 2026 - 16:08 WIB

Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar

Senin, 13 April 2026 - 13:43 WIB

Pergunus Jawa Barat Gandeng Badan Gizi Nasional Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

Minggu, 12 April 2026 - 17:14 WIB

Kepengurusan Baru 2026–2031, DPW Brigez Kota Bandung Gelar Halal Bihalal Akbar: Tegaskan Komitmen Citra Positif

Jumat, 10 April 2026 - 13:17 WIB

Gedung Merdeka Jadi Saksi: KNPI-Kadin Dorong Pencegahan Korupsi, Sorot 8 Area Rawan di Jabar

Berita Terbaru

BEKASI

70 TKA Tak Dideportasi, Disinyalir Ada Permainan

Jumat, 17 Apr 2026 - 19:19 WIB