Purwakarta Jawabarat.
Pelaksanaan proyek peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi utama kewenangan daerah di bawah BBWS Citarum yang dikerjakan PT ADI KARYA ( Persero) Tbk.dengan sumber anggaran APBN,menjadi sorotan Lembaga DPC ASWIN kabupaten Purwakarta,akibat dugaan minimnya transparansi dan keterbukaan informasi publik. Proyek bernilai puluhan miliar rupiah tersebut tidak hanya berlangsung di Purwakarta, namun juga tersebar di berbagai titik di Jawa Barat.
Ketua lembaga DPC Aswin beserta jajaran,menemui Pengawas PT ADI KARYA ( persero) Tbk.Ari bagus di tempat kediaman yudi pelaksana Lapangan,beralamat di desa ciawi tali- kecamatan wanayasa
Proyek drainase di cipedang yang di kerjakan oleh PT ADI KARYA (persero)Tbk di kecamatan Pondok salam dan kecamatan wanayasa,
Hasil dari investigasi tim Lapangan,melihat bahwa di papan informasi tidak mencantum kan Nilai Anggaran dan Volume
Bahkan material juga tidak sesuai spek.
Pengawas dari PT Adi Karya ( persero) Tbk.Ari Bagus saat di mintai keterangan mengenai pembangunan drainase yang tidak mencantumkan Nilai kontrak dan Volume dan material mengatakan,Jadi kita memperdayakan masyarakat setempat ,untuk mengurangi pengangguran dan bekerja dengan pemerintah setempat kebetulan pak yudi sebagai ketua GP3A,untuk merekrut tenaga kerja dan menyedia kan material ,
Sebelum pelaksanaan kegiatan saya silaturahmi dulu dengan kabid PSDA kabupaten Purwakarta pak Rahmat amin,
Pertama saya di pertemukan dengan Pak saepuloh cuma ada kendala masalah harga tidak cocok,trus kita minta bantuan ke pk ahmad karena punya modal,kalau saya langsung kemasyarakat jelas modal tidak ada ” ucap Ari”
Pembangunan drainase di cipedang itu ada 3 ( tiga)titik.
1,desa pondok bungur kecamatan Pondok salam
2.desa bungur jaya kecamatan pondok salam
3.desa ciawi tali kecamatan Wanayasa
Menurut Ari bagus
Ptoyek tersebut dengan anggaran 3,9M ( tiga milyar sembilan ratus juta rupiah) dengan voleme 1700 meter .
Pokonya kita dari PT adi karya pekerjaan harus sesuai dengan speak , dimensi harus sama sesuai daftar,
Mengenai material tidak sesuai dgn speak,menurut Ari tetap harus sesuai dengan speak dan Quari legal dan di awasi oleh konsultan ,
Material batu kita ngambil dari gunung sembung dan pasir dari cimalaka .
Pokonya kita tidak mengijinkan material tidak sesuai speak
Hingga berita ini di muat Pihak PSDA DPUTR kab Purwakarta Rahmat Amin belum bisa di mintai keterangan secara resmi . ( Tim/Red )Bersambung
































